Masyarakat Kecam Aksi Teror KST, Papua Ingin Maju dan Damai

  • Share

Wilayah Papua merupakan bagian tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Papua sebenarnyatanah damai di mana masyarakatnya hidup berdampingandengan tentram dan rasa aman. Keinginan masyarakat Papua untuk bisa maju dan hidup damai sering mendapat hambatankarena ulah Kelompok Separatis dan Teroris (KST) Papua.

Para pelaku KST Papua selalu berupaya merongrong Tanah Papua dengan tindakan yang mengganggu situasi keamanan di sana. Maka dari itulah Pemerintah diminta terus tegas dalammemberantas KST Papua agar terciptanya rasa aman di Papua.

banner 336x280

KST Papua kembali menunjukkan aksi kejinya. Baru-baru ini, mereka melakukan serangan mendadak saat malam hari dan menembak mati seorang perempuan lalu menghabisi PrakaJamaluddin, prajurit TNI yang bertugas di Kampung Pamebut, Distrik Yugumuak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. 

Praka JM merupakan anggota Satgas Yonif Raider 303/SSM. Prajurit tersebut tewas dalam serangan mendadak tersebut. Iatewas setelah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkanpelayanan intensif. Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan saat mengevakuasi korban menuju Puskesmas, tim evakuasi lagi-lagi dihadang oleh KST. Dalam insiden itu, Praka JM kena tembak sehingga terjadilahinsiden kontak tembak. 

Selain itu, Kepala Bidang Humas Polda Papua KombesIgnatius Benny Adi Prabowo membenarkan adanya dua orang yang menjadi korban saat kontak tembak dengan KST di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah pada awal Maret lalu. Kejadia tersebutberlokasi sekitar 130 meter dari Kantor Bupati Intan Jaya, di Kampung Mamba, Distrik Sugapa.

Kabid Humas Polda Papua mengatakan awalnya sekitar pukul10.00 WIT terdengar dua kali bunyi tembakan dari depankantor bupati, direspon oleh anggota Polres Intan Jaya dan Satgas Damai Cartenz langsung merespons. Dan kemudianterjadi lagi kontak tembak antara KST wilayah Intan Jaya dengan aparat gabungan TNI-Polri. Dari kejadian kontaktembak tersebut terdapat dua orang terkena tembakan yakniPrada David yang terkena tembakan di bagian perut bagiansamping tembus body vest depan dan seorang masyarakatbernama Nelon Sani terkena tembakan pada lengan kiritembus perut.

Pasca dilakukan penangkapan terhadap salah satu KST bernama Jukius Tabuni, penyidik kepolisian langsungmelakukan pendalaman dan mengecek dokumentasi catatankriminal ada kaitannya antara Jukius dengan KST. Hasilnyaternyata tidak meleset, ia terlibat sejumlah kasus criminal bersenjata bahkan yang belum lama ini terjadi. Jukius Tabuniditangkap satgas Ops Damai Cartenz-2024 di depan Kios Serba Murah, Kampung Kago Distrik Ilaga, Sabtu 2 Maret 2024.

Ia memiliki berbagai peran dalam aksi-aksi penyerangan yang dilakukan oleh KST di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Yang pertama adalah aksi penembakan terhadapAntonius Padang terjadi pada tanggal 1 September 2023 di depan rumah pemda Kampung Kago. Aksi tersebutmenyebabkan korban mengalami luka tembak pada bagianlutut kanan. 

Peran yang kedua adalah terlibat dalam memantau situasi saatpencurian dan perampasan senjata api organik jenis SS1 milikanggota Pospol KP3 Bandara Ilaga yang terjadi 1 Februari2024. Dan yang ketiga adalah Jukius sangat aktif dalammelakukan komunikasi dengan anggota KST wilayah Puncaklainnya untuk memantau pergerakan anggota dan menyusunrencana aksi penyerangan.

Jukius Tabuni merupakan pasukan dari Kelompok KST Tinggineri-Kogibur di bawah pimpinan KST Goliath Tabuni.  Namun, saat ini, Jukius Tabuni telah bergabung denganKelompok KST wilayah Puncak yang dipimpin oleh NumbukTelenggen.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno mengatakan Penangkapan Jukius Tabuni adalahlangkah yang penting dalam menanggulangi keberlanjutanaksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminalbersenjata di wilayah Kabupaten Puncak.

Masifnya, aksi teror yang kerap dilakukan KST di berbagaiwilayah di Papua semakin dikecam oleh banyak pihak. Setiapaksi serangannya, KST sering kali menyiksa, menganiaya, bahkan membunuh masyarakat sipil. KST pun tidak jarangmengeluarkan narasi-narasi propaganda yang salah satunyamemfitnah pasukan TNI-Polri.

Tokoh Masyarakat Papua, Rulche Wally sangat mengecamtindakan atau aksi yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa KST perlu diberantas karenahanya menjadi penghambat bagi Pemerintah dalammemajukan Papua. Kekejaman KST tidak bisa dibiarkan. Rulche menekankan bahwa aparat keamanan perlu menindakdengan tegas aksi-aksi yang KST Papua lakukan selama inikepada masyarakat sipil. 

Sampai saat ini anggota KST Papua tidak henti-hentinyamelakukan tindakan mengerikan. Mereka melakukan aksinyasecara brutal tanpa memikirkan sedikit pun keselamatanwarga lainnya. Mereka juga menyerang tanpa mengenal rasa ampun dan dengan cara yang sangat kejam. 

Akibat tindakan brutal tersebut, aparat keamanan pun terpaksamengambil tindakan tegas terukur. Namun tindakan aparatkeamanan itu sepertinya tidak dihiraukan sama sekali. Pasalnya, sampai saat ini anggota KST Papua tidak pernahberhenti melancarkan aksinya. Mereka terus melakukanmenyerang baik itu menghabisi warga sipil maupun aparatkeamanan lainnya. Dengan demikian, masyarakat masih terusberharap agar Papua bisa lebih maju dan dapat bersaingdengan Provinsi lainnya yang berada di Indonesia tanpaeksistensi dari KST.

  • Share