{"id":11679,"date":"2023-03-21T06:16:33","date_gmt":"2023-03-21T06:16:33","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=11679"},"modified":"2023-03-21T06:16:34","modified_gmt":"2023-03-21T06:16:34","slug":"presiden-resmikan-gedung-pych-untuk-anak-muda-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/03\/21\/presiden-resmikan-gedung-pych-untuk-anak-muda-papua\/","title":{"rendered":"Presiden Resmikan Gedung PYCH Untuk anak Muda Papua"},"content":{"rendered":"\n<p>Jayapura \u2013 Presiden Joko Widodo, pada hari Selasa (21\/3\/2023) meresmikan gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura. Gedung PYCH dibangun sebagai tindak lanjut komitmen Presiden Jokowi terhadap pemuda Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibangun di atas lahan seluas 15.000 m2, PYCH memiliki luas bangunan utama sebesar 3.520 m2 dan bangunan penunjang 1.812 m2. Pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Nindya Karya (Persero) dengan konsultan PT Yodya Karya (Persero) KSO PT. Mandiri Cakti Consultindo.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembangunan gedung PYCH yang digagas Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, SH, MSi., Ph.D dan Presiden Joko Widodo, disambut antusias oleh pemuda dan masyarakat Papua. Gedung itu diharapkan juga menjadi pusat pengembangan diri talenta dan kreativitas para anak muda di Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pidato peresmian gedung PYCH, Presiden Jokowi mengatakan akan memberi ruang yang sebesar-besarnya bagi pemuda Papua. Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan 23 anak muda Papua di Istana.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPagi hari ini saya betul betul merasa kita sangat bangga karena permintaan saat itu 23 anak-anak muda Papua yang saya undang ke Istana untuk memiliki sebuah ruang untuk pemberdayaan peningkatan kualitas sdm hari ini bisa kita lihat bersama di Papua,\u201d kata Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden Jokowi juga meyakinkan bahwa pembangunan PYCH ini merupakan awal dari pembangunan yang ada di Papua. Jokowi menegaskan bahwa pembangunan di Indonesia bersifat Indonesia sentris bukan jawa sentris.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi sekali lagi ingin saya sampaikan bahwa pembangunan Indonesia sekarang bukan jawa sentris, tetapi Indonesia sentris dan tanah papua menjadi prioritas dari pembangunan yang kita lakukan,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, mengatakan, Gedung ini merupakan komitmen presiden untuk menampung seluruh bakat-bakat anak-anak Papua dan Papua Barat dalam mengembangkan kreativitasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPeresmian PYCH bentuk komitmen Presiden membangun pusat talenta Papua sebagai motor Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Papua,\u201d jelas Kepala BIN.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Papua yang juga aktif dalam PYCH, Elia Musa Rawar menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, atas dukungan pembangunan Gedung PYCH tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Jokowi dan kepada Kepala BIN Pak Budi Gunawan atas terlaksananya pembangunan ini,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p>PYCH merupakan hasil inisiasi BIN yang bertugas untuk membawa semangat baru bagi anak-anak muda Papua agar dapat mengimplementasikan ide dan gagasannya untuk kesejahteraan masyarakat Papua. PYCH membawa misi kesejahteraan tanah Papua sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2020 tentang Percepatan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jayapura \u2013 Presiden Joko Widodo, pada hari Selasa (21\/3\/2023) meresmikan gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura. Gedung PYCH dibangun sebagai tindak lanjut komitmen Presiden Jokowi terhadap pemuda Papua.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-11679","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11679"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11679\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11680,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11679\/revisions\/11680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11679"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}