{"id":12996,"date":"2023-05-09T02:13:58","date_gmt":"2023-05-09T02:13:58","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=12996"},"modified":"2023-05-09T02:13:59","modified_gmt":"2023-05-09T02:13:59","slug":"semua-negara-anggota-hadiri-ktt-asean-2023-pastikan-acara-lancar-dan-berikan-dampak-positif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/05\/09\/semua-negara-anggota-hadiri-ktt-asean-2023-pastikan-acara-lancar-dan-berikan-dampak-positif\/","title":{"rendered":"Semua Negara Anggota Hadiri KTT ASEAN 2023, Pastikan Acara Lancar dan Berikan Dampak Positif"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2014 Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa semua negara anggota ASEAN hadir dalam KTT ASEAN di Labuan Bajo pada Mei mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ya semua anggota ASEAN hadir,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain Indonesia, negara-negara anggota ASEAN adalah Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, Thailand, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Timor Leste.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2023 ini memang Indonesia secara resmi menjadi ketua penyelenggara KTT ASEAN.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Negara menyatakan bahwa kondisi keketuaan Indonesia saat ini memang tidak mudah karena harus menghadapi banyak tantangan global dan krisis.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTahun ini, Indonesia menjadi Ketua ASEAN di tengah-tengah situasi global yang sangat tidak mudah. Krisis ekonomi, krisis energi, krisis pangan, perang, semuanya sedang terjadi,\u201d kata Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), DPR RI, Achmad Baidowi sangat optimis mengenai kesuksesan keketuaan Indonesia di KTT ASEAN termasuk dampak positifnya bagi negara anggota.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita optimistis kesuksesan itu bakal dicapai, baik dalam penyelenggaraan KTT sendiri berikut rangkaian kegiatan sebelumnya sejak awal tahun 2023, termasuk dampak positif setelah KTT ASEAN,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, dirinya menerangkan bahwa kesuksesan KTT ASEAN di Indonesia juga berdampak baik kepada sektor ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Datangnya seluruh negara anggota ke Tanah Air tentu mampu membuka peluang investasi dan memperbaiki citra pariwisata hingga perdagangan di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMisalnya, kedatangan para peserta menjadi peluang membawa investasi. Apalagi diperkirakan ribuan orang akan datang sehingga menjadi pelang perbaikan citra Indonesia dan mendatangkan penerimaan dari sektor pariwisata dan perdagangan,\u201d kata Achmad Baidowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak bisa dipungkiri, seluruhnya karena memang Indonesia adalah salah satu negara yang bertahan dari hantaman resesi dan bahkan tetap meraih pertumbuhan ekonomi secara positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan prestasi tersebut mengalahkan negara-negara maju di Eropa lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga penetapan tema besar \u2018ASEAN Matters: Epicenter of Growth\u2019 oleh Indonesia selaku ketua KTT ASEAN 2023 berdampak sangat baik bagi semua pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita tahu lembaga-lembaga konsultan, pemeringkat internasional dan media-media internasional telah memprediksi Indonesia kecil sekali kemungkinan terkena resesi, serta tetap meraih pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi sekitar 4,8 persen,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cNasib berbeda diaiami Eropa dan Amerika yang lebih terimbas perang di Ukraina,\u201d lanjut Anggota DPR RI Fraksi PPP terebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesuksesan Indonesia terus mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi di masa krisis dunia serta banyaknya kemitraan yang dijalin bangsa ini dengan negara maju lain di dunia tentu mampu mendatangkan efek sangat positif.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni akan membuat ASEAN dapat menularkan efek positif kepada perekonomian dunia. Wajarlah Indonesia memilih tema KTT ASEAN yang menekankan pentingnya ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dunia,\u201d terang Baidowi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa semua negara anggota ASEAN hadir dalam KTT ASEAN di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12155,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-12996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12996"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12997,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12996\/revisions\/12997"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12155"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12996"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=12996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}