{"id":13110,"date":"2023-05-10T12:59:23","date_gmt":"2023-05-10T12:59:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=13110"},"modified":"2023-05-10T12:59:30","modified_gmt":"2023-05-10T12:59:30","slug":"gelar-pertemuan-bilateral-dengan-sejumlah-kepala-negara-presiden-jokowi-berhasil-rumuskan-kerjasama-bidang-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/05\/10\/gelar-pertemuan-bilateral-dengan-sejumlah-kepala-negara-presiden-jokowi-berhasil-rumuskan-kerjasama-bidang-ekonomi\/","title":{"rendered":"Gelar Pertemuan Bilateral dengan Sejumlah Kepala Negara, Presiden Jokowi Berhasil Rumuskan Kerjasama Bidang Ekonomi"},"content":{"rendered":"\n<p>Manggarai Barat \u2014 Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateran dengan sejumlah negara, yang mana dalam pertemuan tersebut Indonesia berhasil merumuskan kerja sama di bidang ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui bahwa telah terjadi pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Perdana Menteri (PM) Kamboja, Hun Sen di sela-sela KTT ASEAN 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pertemuan tersebut, terdapat sebuah pembahasan, yakni mengenai bagaimana komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Presiden Jokowi, komitmen Indonesia mengenai kerja sama ekonomi sendiri adalah terkait dengan keterlibatan bangsa ini dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kamboja.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka, dengan adanya keterlibatan proyek tersebut, nantinya kerja sama yang terjalin antara kedue belah pihak negara akan bisa semakin erat terjalin.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, upaya penguatan kerja sama bilateral dalam bidang ekonomi juga dilakukan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam pertemuan bilateralnya dengan pihak Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada pertemuan itu, Menko Airlangga membahas bagaimana kerja sama antara Indonesia dengan Malaysia, utamanya mengenai sektor komoditas seperti kelapa sawit dan karet.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, dia juga sempat mengadakan pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Perkebunan dan Komoditas Malaysia, YAB Dato\u2019 Sri Haji Fadillah untuk membahas mengenai upaya mengatasi diskriminasi kelapa sawit.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya, kedua pihak sepakat untuk saling mendukung kebijakan dan negosiasi yang menyangku ekspor komoditas kelapa sawit dan turunannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, dikabarkan pula bahwa Presiden Jokowi tidak hanya akan menemui PM Kamboja saja, melainkan juga akan memimpin lima pertemuan lainnya dalam KTT ASEAN 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait hal itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan bahwa ada satu isu lain lagi yang dibahas oleh Kepala Negara Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Isu tersebut, yakni mengenai upaya penyelamatan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perdagangan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDua isu itu yang disampaikan Bapak Presiden selama pertemuan,\u201d kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno L Marsudi<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya menambahkan bahwa Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih pada PM Kamboja karena telah membantu dalam penyelamatan WNI korban perdagangan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena dengan adanya bantuan itu, berarti sama saja sangat mendukung Indonesia untuk menangani kasus perdagangan manusia, utamanya kejahatan penipuan secara daring.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden bahkan menegaskan bahwa seluruh pihak harus bisa turut serta menyelawatkan para korban perdagangan manusia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita harus menyelamatkan para WNI korban human trafficking terutama untuk kejahatan online scams,\u201d kata Presiden.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manggarai Barat \u2014 Presiden Jokowi menggelar pertemuan bilateran dengan sejumlah negara, yang mana dalam pertemuan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-13110","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13110"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13111,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13110\/revisions\/13111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13110"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}