{"id":13192,"date":"2023-05-12T07:14:26","date_gmt":"2023-05-12T07:14:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=13192"},"modified":"2023-05-12T07:14:27","modified_gmt":"2023-05-12T07:14:27","slug":"ktt-asean-2023-berhasil-dorong-transformasi-digital-dan-ciptakan-pembangunan-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/05\/12\/ktt-asean-2023-berhasil-dorong-transformasi-digital-dan-ciptakan-pembangunan-ekonomi\/","title":{"rendered":"KTT ASEAN 2023 Berhasil Dorong Transformasi Digital dan Ciptakan Pembangunan Ekonomi"},"content":{"rendered":"\n<p>Manggarai Barat \u2014 Menteri Komkominfo RI, Johnny G. Plate menyatakan bahwa gelaran KTT ASEAN 2023 telah berhasil untuk terus mendorong transformasi digital sekaligus menciptakan pembangunan ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, dengan suksesnya event internasional yang dihelat di Indonesia tersebut, mampu memberikan pengalaman langsung terkait transformasi digital nasional kepada seluruh pemimpin negara kawasan yang hadir.<\/p>\n\n\n\n<p>Nyatanya, keberhasilan Indonesia memang luar biasa, karena meski Labuan Bajo baru saja dikembangkan, tapi terbukti langsung sukses menyelenggarakan event berkelas dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cWalaupun Labuan Bajo baru dikembangkan Presiden Joko Widodo, wilayah ini dipilih untuk masuk di etalase internasional. Hal itu menandakan bahwa Indonesia bisa,\u201d jelas Johnny.<\/p>\n\n\n\n<p>Indonesia juga mampu unjuk gigi dalam memperlihatkan di mata dunia, bagaimana performa digital nasional, mulai dari adanya pembangunan jaringan kabel serat optik, backbone, hingga Base Transceiver Station.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBaik untuk akses internet maupun untuk backup. Ini adalah showcase keberhasilan pembangunan yang kita lakukan di sektor telekomunikasi dan digital,\u201d tandasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya, dengan keberadaan seluruh infrastruktur digital yang memadai, mampu menjadi contoh akan kesiapan Indonesia untuk terus mendorong migrasi aktivitas masyarakat ke ruang digital.<\/p>\n\n\n\n<p>Termasuk juga, negara ini akan terus mengupayakan adanya pemanfaatan ruang digital bagi kepentingan masyarakat secara umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya adalah untuk kepentingan ekonomi yang sangat mampu membantu peningkatan kesejahteraan pada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKhususnya kepentingan ekonomi Indonesia atau persiapan infrastruktur di dalam dukungan KTT ASEAN ke-42 ini,\u201d tutur Menteri Kominfo RI tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Johnny juga menekankan, keberadaan infrastruktur digital akan dapat menopang diseminasi informasi mengenai KTT ke-42 ASEAN.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh penginformasian akan hasil sidang ASEAN Summit 2023 juga akan sangat cepat sampai ke masyarakat dengan keberadaan infrastruktur digital yang memadai.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita tidak saja membangun di downstream digital, aplikasi, atau platform. Tetapi seluruhnya, dari infrastruktur hulu. Transmisi dari hasil sidang-sidang itu bisa cepat sampai pada masyarakat apabila infrastruktur digitalnya siap,\u201d pungkas dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, DPR RI menilai bahwa perhelatan KTT ASEAN 2023 ke-42 di Labuan Bajo telah sangat sukses digelar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, Indonesia selaku ketua sekaligus tuan rumah telah sanggup terus menampilkan citra positif termasuk juga pada sisi infrastruktur.<\/p>\n\n\n\n<p>Adanya event internasional di Labuan Bajo itu telah berhasil menunjukkan bagaimana Pemerintah sangat optimal untuk mengekspos pesona wisata di Tanah Air.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya hal tersebut juga menjadi momentum baik bagi promosi wisata di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDengan digelarnya event internasional di Labuan Bajo, Pemerintah mengekspos pesona wisata Indonesia. Ini merupakan langkah promosi yang baik, apalagi segala infrastruktur disajikan secara apik,\u201d kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan&nbsp;Aras.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manggarai Barat \u2014 Menteri Komkominfo RI, Johnny G. Plate menyatakan bahwa gelaran KTT ASEAN 2023&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-13192","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13192","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13192"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13192\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13193,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13192\/revisions\/13193"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13192"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13192"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13192"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=13192"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}