{"id":14317,"date":"2023-07-06T08:35:47","date_gmt":"2023-07-06T08:35:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=14317"},"modified":"2023-07-06T08:35:47","modified_gmt":"2023-07-06T08:35:47","slug":"dikenal-merakyat-pemuda-lintas-daerah-satukan-suara-dukung-ganjar-pranowo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/07\/06\/dikenal-merakyat-pemuda-lintas-daerah-satukan-suara-dukung-ganjar-pranowo\/","title":{"rendered":"Dikenal Merakyat, Pemuda Lintas Daerah Satukan Suara Dukung Ganjar Pranowo"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2014 Dikenal merupakan sosok pemimpin yang sangat merakyat, pemuda lintas daerah menyatukan suara mereka untuk mendukung penuh Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui bahwa terdapat ratusan pemuda dan pemudi dari ujung Sumatera hingga Papua yang seluruhnya tergabung ke dalam sukarelawan Pandawa Ganjar telah mendeklarasikan dukungan mereka kepada Capres dari PDI Perjuangan itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan deklarasi yang dilakukan juga penuh dengan antusiasme sangat tinggi dari seluruh sukarelawan yang hadir di Rumah Merah Putih, Tebet, Jakarta Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Pandawa Ganjar, Safrudin Abas menegaskan bahwa seluruh sukarelawan pemuda-pemudi itu memberikan dukungan mereka kepada kader PDI Perjuangan tersebut dengan kesungguhan hati.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami segenap relawan Pandawa Ganjar se-Nusantara dari ujung Sumatera hingga ujung Papua dengan kesungguhan hati dan penuh sukarela menyatakan mendukung Ganjar Pranowo,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Safrudin Abas menjelaskan mengapa mereka menetapkan nama \u2018Pandawa\u2019 pada kelompok sukarelawan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu dikarenakan mereka terus berkomitmen untuk menjunjung nilai persaudaraan hingga sikap kesetiaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, seluruh visi misi yang dimiliki Pandawa Ganjar sendiri memang sudah sangat sesuai dengan figur pemimpin yang identik dengan rambut putihnya tersebut, yang mana memang terus mampu mewujudkan persatuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Para sukarelawan juga sangat terinspirasi dari bagaimana gaya kepemimpinan Ganjar Pranowo yang memang sejauh ini sangat adaptif serta mampu masuk ke semua kalangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemimpin berusia 54 tahun itu pun juga dikenal menjadi pemimpin yang merakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBeliau (Ganjar), tidak kaku, beliau cair. Beliau karakternya merakyat dan suka blusukan. Generasi milenial hari ini menginginkan pemimpin yang menyesuaikan atau adaptif dengan perkembangan zaman hari ini,\u201d kata Safas.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat terpisah, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memastikan bahwa Presiden Jokowi sebagai seorang kader PDIP, tentu sejalan dengan kebijakan partai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTetapi tentu saja beliau sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan yang sudah memberikan arahan arahan khusus tentang pemenangan-pemenangan Pemilu Legislatif dan pemenangan pak Ganjar dalam rakernas III lalu,\u201d tuturnya<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya itu, Sekjen PDIP mengatakan bakal cawapres untuk Ganjar sangat dipertimbangkan dengan matang serta hati-hati oleh PDIP, khususnya oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Ini perlu dilakukan agar calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo diterima khalayak luas.&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2014 Dikenal merupakan sosok pemimpin yang sangat merakyat, pemuda lintas daerah menyatukan suara mereka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12360,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-14317","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14317","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14317"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14318,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14317\/revisions\/14318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14317"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}