{"id":14715,"date":"2023-07-25T04:40:59","date_gmt":"2023-07-25T04:40:59","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=14715"},"modified":"2023-07-25T04:40:59","modified_gmt":"2023-07-25T04:40:59","slug":"para-pemuda-di-palu-deklarasi-dukungan-untuk-ganjar-pranowo-dalam-pilpres-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/07\/25\/para-pemuda-di-palu-deklarasi-dukungan-untuk-ganjar-pranowo-dalam-pilpres-2024\/","title":{"rendered":"Para Pemuda di Palu Deklarasi Dukungan untuk Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024"},"content":{"rendered":"\n<p>PALU \u2013 Para pemuda di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendeklarasikan dukungannya untuk calon presiden Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Ganjar Milenial Center (GMC) Sulteng telah mendeklarasikan diri mereka sebagai sukarelawan yang akan mendukung Ganjar Pranowo maju sebagai Presiden RI yang ke-8 nantinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Alasan dukungan tersebut diberikan kepada Ganjar menurut Koordinator Wilayah GMC Sulteng, Muamar Khadafi yakni, lantaran murni melihat dari kepribadiannya yang baik hingga dekat dengan generasi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTeman-teman melihat sosok Ganjar yang sederhana, bijaksana, cerdas, dan kami menganggap beliau itu adalah orang yang dekat dengan generasi milenial,\u201d kata Muamar Khadafi, Koordinator Wilayah GMC Sulteng.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh sukarelawan berkomitmen untuk memberikan kontribusi dalam gerakan intelektual, sosial, ekonomi, hingga gerakan membangun semangat mahasiswa dan para kaum pemuda milenial dalam mendukung Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni merupakan kegiatan perdana dari GMC Sulteng dalam bentuk deklarasi yang dirangkaikan dengan dialog publik dalam membahas generasi miilenial menuju generasi emas 2045,\u201d pungkas Khadafi.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Khadafi juga menyebutkan bahwa sukarelawan yang tergabung di GMC siap menjadi wadah kreativitas anak muda demi kelahiran generasi emas di masa mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cGMC Sulteng insyaallah akan menjadi wadah untuk generasi milenial khususnya di Sulteng, dan teman-teman mahasiswa dalam mempersiapkan segala bentuk apa yang menjadi persiapan menuju generasi emas 2045,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, jika diperhatikan memang elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai calon presiden lebih unggul dibandingkan yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Litbang Sahabat Ganjar, hasil elektabilitas Ganjar Pranowo hingga saat ini masih mengungguli calon-calon yang lainnya<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita memiliki tren elektabilitas pak Ganjar dari berbagai segmen, sehingga diskusi ini untuk bertukar pikiran dengan pengamat politik kita bisa bersama-sama menilai elektabilitas pak Ganjar tetap unggul,\u201d ujar Fahlesa Munabari, Dewan Penasihat Sahabat Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Ujang Komarudin selaku pengamat politik turut dihadirkan untuk memberikan pandangannya terkait dengan data statistik survei tersebut yang menurutnya sudah cukup objektif.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya setuju dengan statistik yang dipaparkan tadi, data-datanya mirip dengan lembaga-lembaga survei lainnya, jadi survei ini cukup objektif,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ada 3 hal yang disampaikan oleh Ujang dan perlu diperhatikan oleh Sahabat Ganjar untuk bisa meningkatkan data statistik yang masih kurang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi modal capres itu popularitas, dari kesukaan masyarakat, dan elektabilitas, Dalam survei itu ada 3 hal, dia bisa naik, bisa stag, bisa turun, nah potensi pak Ganjar untuk bisa naik itu tinggi karena angka 8,1,\u201d lanjutnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALU \u2013 Para pemuda di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) mendeklarasikan dukungannya untuk calon presiden Ganjar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14716,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-14715","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14715"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14717,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14715\/revisions\/14717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14716"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14715"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}