{"id":14821,"date":"2023-07-30T06:24:52","date_gmt":"2023-07-30T06:24:52","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=14821"},"modified":"2023-07-30T06:24:52","modified_gmt":"2023-07-30T06:24:52","slug":"masyarakat-tangerang-gelar-doa-bersama-demi-kemenangan-ganjar-pranowo-di-pilpres-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/07\/30\/masyarakat-tangerang-gelar-doa-bersama-demi-kemenangan-ganjar-pranowo-di-pilpres-2024\/","title":{"rendered":"Masyarakat Tangerang Gelar Doa Bersama Demi\u00a0 Kemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024"},"content":{"rendered":"\n<p>TANGERANG \u2013 Masyarakat Tangerang menggelar doa bersama bertajuk \u2018Kemuning Bersholawat\u2019 untuk kemenangan calon presiden Ganjar Pranowo sebagai Pemimpin Bangsa di Pilpres 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Warga Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten melakukan doa bersama dan berdzikir dalam rangka syukuran tahun baru Islam 1445 Hijriah. Acara tersebut dihadiri oleh warga, tokoh masyarakat, kiai hingga ulama.<\/p>\n\n\n\n<p>Abah Elang Mangkubumi selaku Dewan Penasehat Kelompok relawan Gerakan Rakyat Desa Untuk Ganjar Banten itu mengatakan bahwa acara tersebut dalam rangka doa bersama untuk masyarakat Indonesia dan mendoakan Pemilu 2024 agar lancar dan damai.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami berdoa kepada Allah agar terhindarkan dari penyakit lahir dan batin, terhindarkan dari segala marabahaya, dan dijauhkan dari bencana-bencana,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSetelah itu juga secara khusus kami mendoakan Indonesia menuju (Pemilu) 2024 agar kemudian tercipta pemilu yang damai, tenang, humanis,\u201d ujar Abah Elang.<\/p>\n\n\n\n<p>Abah Elang juga menyampaikan kepada masyarakat mengenai informasi Pilpres 2024 agar mereka lebih bijak memilah dan menerima berita yang beredar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena menjelang Pilpres 2024 bukan hal yang mustahil akan terjadi sebaran isu yang hoaks, pertengkaran melalui media sosial mungkin berbenturan fisik,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, menurut Abah Elang menjaga perdamaian dan kerukunan Pilpres 2024 merupakan kewajiban seluruh masayrakat Indonesia tanpa terkecuali.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cNah kami akan mengabarkan ke masyarakat pentingnya menjaga kerukunan, pentingnya menjaga sebuah keharmonisan karena pemilu itu harus terlaksana dengan aman damai dan tenang,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, Ketua Umum Gardu Ganjar, Ahmad Wahyudin Nahsyar menyebutkan antusiasme warga desa tersebut sangatlah tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cLuar biasa yang awalnya hanya satu desa dan kemudian ada beberapa desa Kecamatan Kresek ikut berpartisipasi dan ikut serta dalam kegiatan ini,\u201d ujar Wahyudin.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, masyarakat Tangerang mendoakan agar nantinya yang menjadi Presiden adalah Ganjar Pranowo, dan warga Banten siap mendukungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cInsyaallah Banten akan lebih bermartabat, akan lebih memuliakan siapa pun yang terpilih menjadi Presiden, sesuai apa yang dengan kami harapkan yaitu bapak Haji Ganjar Pranowo,\u201d sambung Abah Elang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, sukarelawan Pergerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi Undip, Unnes, UNS Bersama Ganjar Pranowo (Pena Mas Ganjar) melakukan kegiatan peduli lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka membuat gerakan penanaman batang mangrove dan membersihkan pantai bersama dengan warga Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak di Pulau dan Pantai Tirangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Reza Abdurrakhman, Koordinator Pusat Pena Mas Ganjar menyebut ada sekitar 500 batang mangrove dan 50 tunas kelapa yang di tanam disekitaran pulau tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami terjun ke masyarakat untuk melakukan kegiatan penanaman mangrove dan tunas kelapa di Pantai Tirangan. Kami juga mengadakan bersih-bersih pantai,\u201d katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANGERANG \u2013 Masyarakat Tangerang menggelar doa bersama bertajuk \u2018Kemuning Bersholawat\u2019 untuk kemenangan calon presiden Ganjar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14822,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-14821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14821"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14821\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14823,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14821\/revisions\/14823"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14821"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=14821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}