{"id":15534,"date":"2023-08-23T10:29:17","date_gmt":"2023-08-23T10:29:17","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=15534"},"modified":"2023-08-23T10:29:17","modified_gmt":"2023-08-23T10:29:17","slug":"hasil-survei-smrc-elektabilitas-ganjar-pranowo-meningkat-dan-prabowo-turun-signifikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/08\/23\/hasil-survei-smrc-elektabilitas-ganjar-pranowo-meningkat-dan-prabowo-turun-signifikan\/","title":{"rendered":"Hasil Survei SMRC: Elektabilitas Ganjar Pranowo Meningkat dan Prabowo Turun Signifikan"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta &#8211; Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) pada Pilpres 2024 yang menghasilkan Bacapres Ganjar Pranowo meningkat dan Bacapres Prabowo Subianto &#8220;Terjun Bebas&#8221; alias menurun.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam simulasi dua nama, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, saat ini Ganjar perolehannya beranjak meningkat sedangkan Prabowo menurun meski berbeda tipis.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan, Ganjar Pranowo 41,5 persen dan Prabowo Subianto semakin merosot suaranya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dari Desember 2021 ke Agustus 2023, dalam simulasi pilihan tertutup terhadap dua nama, Prabowo dan Ganjar terus bersaing ketat, ujar Deni dalam rilis resmi yang disiarkan secara virtual, Rabu (23\/8).<\/p>\n\n\n\n<p>Deni membeberkan, dukungan kepada Ganjar menguat ketika dideklarasikan sebagai capres dari 38,8 persen di awal April 2023 menjadi 43,9 persen di awal Mei 2023 atau naik 5,1 persen.<\/p>\n\n\n\n<p>Elektabilitas bakal capres Prabowo Subianto dilaporkan turun dalam berbagai simulasi survei nasional yang diselenggarakan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 31 Juli hingga 11 Agustus 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Disisi lain, Ganjar Pranowo terus semakin kuat dan semakin mendapatkan dukungannya dari berbagai kalangan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ganjar Pranowo menguat pada survei terakhir awal Agustus Ini menjadi 41,5 persen,&#8221; ungkap Deni.<\/p>\n\n\n\n<p>SMRC diselenggarakan secara nasional pada 31 Juli-11 Agustus 2023. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum.<\/p>\n\n\n\n<p>Yakni, mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sampel basis 3.710 responden dipilih secara random (stratified multistage random sampling) dari populasi tersebut dengan jumlah yang proporsional.<\/p>\n\n\n\n<p>Oversample dilakukan di provinsi-provinsi kecil sehingga jumlah sampel tiap provinsi minimal 100 responden. Total sampel akhir adalah 5.000 responden.<\/p>\n\n\n\n<p>Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 4.260 atau 85 persen. Sebanyak 4.260 responden itu yang dianalisis.<\/p>\n\n\n\n<p>Margin of error survei dengan jumlah sampel tersebut secara nasional diperkirakan +\/- 1.65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.<\/p>\n\n\n\n<p>Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.<\/p>\n\n\n\n<p>Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei elektabilitas bakal calon presiden&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15498,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-15534","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15534"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15534\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15535,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15534\/revisions\/15535"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15534"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}