{"id":15571,"date":"2023-08-26T05:46:23","date_gmt":"2023-08-26T05:46:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=15571"},"modified":"2023-08-26T05:46:24","modified_gmt":"2023-08-26T05:46:24","slug":"konsolidasi-pospera-sumatera-utara-deklarasi-dukungan-penuh-untuk-ganjar-pranowo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/08\/26\/konsolidasi-pospera-sumatera-utara-deklarasi-dukungan-penuh-untuk-ganjar-pranowo\/","title":{"rendered":"Konsolidasi Pospera Sumatera Utara Deklarasi Dukungan Penuh untuk Ganjar Pranowo"},"content":{"rendered":"\n<p>SUMATERA UTARA \u2014 Konsolidasi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar deklarasi dukungan secara penuh untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024 mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh kader Pospera di Kabupaten Karo yang diketuai oleh Julianus Sembiring mengungkapkan bahwa mereka sudah sangat siap untuk bekerja keras dalam pemenangan PDI Perjuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim Komunikasi Politik DPP PDI Perjuangan, Bane Raja Manalu juga menjelaskan bahwa memang semua pihak harus turut bergerak bersama untuk kemenangan rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya juga memiliki target bahwa Ganjar Pranowo harus menang, khususnya di Kabupaten Karo karena memang merupakan basis kuat dari PDI Perjuangan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Marilah kita kerja. Mari kita raih lagi kemenangan-kemenangan ini. Kita harus tetap bersama rakyat. Mimpi kita ada terepresentasi di Ganjar Pranowo,&#8221; pungkas Bane.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina Pospera Sumatera Utara, Nikodemus Sitanggang menjelaskan bahwa adanya konsolidasi tersebut bertujuan untuk menyatukan kekuatan dalam memenangkan pemimpin berambut putih tersebut untuk menjadi Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia juga memiliki optimisme yang sangat kuat bahwa seluruh Kader Pospera dari berbagai tingkatan melakukan kerja politik mereka secara keras dalam meraih kemenangan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau kita tidak merapatkan barisan dengan siapa yang kita dukung, maka perjuangan akan terasa sia-sia,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya percaya kader Pospera mulai dari tingkat desa, tingkat kecamatan, sampai tingkat kabupaten akan melakukan kerja-kerja politik untuk pemenangan Bane Raja Manalu di DPR RI, Ganjar Pranowo untuk Presiden, dan Julianus untuk DPRD Karo. Tidak ada kemenangan yang diraih tanpa kerja keras,&#8221; kata Nikodemus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, deklarasi dukungan melalui adanya konsilidasi juga akan diselenggarakan di Jawa Timur dalam rangka memenangkan Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Bidang Pemenangan Pemilu, Deni Wicaksono menjelaskan bahwa konsolidasi tersebut merupakan upaya untuk memastikan kemenangan pemimpin berusia 54 tahun itu.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi bersama untuk terus memperkuat pemenangan Mas Ganjar,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengenai pencapresan Ganjar Pranowo, dirinya juga menegaskan bahwa pihak PDI Perjuangan Jawa Timur meyakini serta terus optimis bahwa elektabilitas yang dimiliki oleh kader mereka akan terus meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya adalah lantaran adanya tren yang terus meningkat terkait bagaimana tingkat keterpilihan yang telah dirilis oleh sejumlah lembaga survei belakangan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana hasil survei dari SMRC menunjukkan bahwa angka elektoral Ganjar Pranowo berada pada angka 35,9 persen mengungguli nama kandidat lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian ada pula hasil survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas yang mencatat bahwa pemilih yang menentukan suaranya untuk pemimpin kelahiran Kabupaten Karanganyar itu mencapai 34,1 persen.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUMATERA UTARA \u2014 Konsolidasi Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar deklarasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15496,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-15571","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15571"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15571\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15572,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15571\/revisions\/15572"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15496"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15571"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=15571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}