{"id":16054,"date":"2023-09-07T13:28:58","date_gmt":"2023-09-07T13:28:58","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=16054"},"modified":"2023-09-07T13:28:59","modified_gmt":"2023-09-07T13:28:59","slug":"ktt-asean-ke-43-sukses-digelar-jurnalis-apresiasi-penyelenggaraan-media-center","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/09\/07\/ktt-asean-ke-43-sukses-digelar-jurnalis-apresiasi-penyelenggaraan-media-center\/","title":{"rendered":"KTT ASEAN ke-43 Sukses Digelar, Jurnalis Apresiasi Penyelenggaraan Media Center"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, &#8211; Presiden Jokowi telah menutup rangkaian puncak Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa- Bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) ke-43. Adapun tongkat keketuaan ASEAN selanjutnya akan dipegang oleh Laos.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam konferensi persnya, Presiden Jokowi bersyukur bahwa pelaksanaan KTT ASEAN ke-43 telah berjalan aman dan lancar di tengah situasi yang sulit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAlhamdulillah KTT ke-43 ASEAN dan KTT lainnya telah terlaksana dengan baik dan lancar, walaupun di tengah situasi yang sulit, keketuaan Indonesia menghasilkan banyak hal sebagai upaya menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan\u201d ujar Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden mengatakan bahwa dunia saat ini butuh penetral di tengah berbagai situasi global yang saat ini tidak menentu. Oleh sebab itu, ASEAN diperlukan untuk menjadi stabilisator.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya pastikan bahwa ASEAN sudah berada pada track yang benar untuk bisa menjalankan peran menjadi kontributor stabilitas dan perdamaian serta epicentrum of growth\u201d tutur Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa sejumlah kesepakatan telah dicapai diantara para pemimpin negara. Salah satunya adalah East Leader Joint Statement.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSetelah melalui proses yang panjang dan sulit, kita berhasil mensepakati East Leader Joint Statement mengenai Epicentrum of Growth, sekali lagi ini bukan proses yang mudah, tarik menarik geopolitik sangat kental, tapi alhamdulillah konsensus tercapai.\u201d Kata Presiden Jokowi<\/p>\n\n\n\n<p>Kesuksesan penyelenggaraan KTT ASEAN salah satunya juga tercermin dari keberadaan Media Center KTT ASEAN yang mendapat sambutan positif jurnalis.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu jurnalis asal Kamboja Kouch Vengsrun, menilai fasilitas Media Center KTT ASEAN sangat lengkap. Bahkan, dia menilai beragam fasilitas dan pelayanan tersebut jauh dari yang dibayangkan sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cFasilitasnya sangat bagus, semua tertata baik. Saya sangat mengapresiasinya. Media Center (KTT<br>ke-43 ASEAN) ini sangat nyaman dan semua yang ada di sini sangat ramah pada kami,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kouch menambahkan bahwa selama dirinya berada di Media Center, jurnalis maupun awak media lainnya sangat diistimewakan. Tidak hanya itu, jurnalis juga dapat mengakses beragam informasi dengan mudah,<\/p>\n\n\n\n<p>Jurnalis yang bertugas menyampaikan berita seputar forum negara Kawasan Asia Tenggara itu juga memuji kecepatan internet di Media Center yang terkoneksi melalui WiFi maupun LAN.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait dengan makanan, Kouch juga mengesankan. Ia mengaku sangat menikmati berbagai<br>hidangan yang disajikan nonstop, untuk menopang kinerja awak media. Menurutnya, rasa makanan<br>di Media Center cocok dengan lidahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya suka semua makanannya, rasanya mirip-mirip dengan makanan di Kamboja juga. Saya sangat<br>menikmati,\u201d tuturnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, &#8211; Presiden Jokowi telah menutup rangkaian puncak Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa- Bangsa Asia&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16056,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-16054","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16054","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16054"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16054\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16057,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16054\/revisions\/16057"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16056"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16054"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16054"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16054"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=16054"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}