{"id":16131,"date":"2023-09-11T06:21:45","date_gmt":"2023-09-11T06:21:45","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=16131"},"modified":"2023-09-11T06:21:45","modified_gmt":"2023-09-11T06:21:45","slug":"pdi-perjuangan-siapkan-strategi-menangkan-ganjar-di-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/09\/11\/pdi-perjuangan-siapkan-strategi-menangkan-ganjar-di-banten\/","title":{"rendered":"PDI Perjuangan Siapkan Strategi Menangkan Ganjar di Banten"},"content":{"rendered":"\n<p>SERANG \u2014 Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa partainya telah memiliki dan mempersiapkan strategi untuk memenangkan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024, khususnya di Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, dirinya mengaku bahwa partainya tentu memiliki target kemenangan, sehingga memang sejumlah strategi telah disiapkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa diantara strategi pemenangan tersebut adalah dengan melakukan penataan organisasi di bidang kebudayaan hingga Calon Legislatif (Caleg) di Daerah Pemilihan (Dapil) wilayah Banten.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan hanya itu, namun PDI Perjuangan juga menata seluruh organisasi partai mereka, khususnya yang berkaitan dengan bidang kemanusiaan untuk terus membantu masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami juga menata seluruh organisasi partai khususnya badan penanggulangan bencana sebagai alat kemanusiaan. Badan penanggulangan bencana ini sangat penting bergerak membantu rakyat,&#8221; kata Hasto.<\/p>\n\n\n\n<p>Strategi pendekatan lain yang digunakan oleh partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu adalah melalui bidang kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kemudian, ada badan kebudayaan yang kebetulan juga dipimpin oleh Mas Rano Karno, sehingga langkah yang sudah dilakukan tentu saja kami menargetkan untuk bisa memenangkan Pemilu di Banten,&#8221; ujar Sekjen PDI Perjuangan itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasto sendiri menilai bahwa memang daya terima yang dimiliki oleh pemimpin berambut putih itu bagi masyarakat Banten sangatlah tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya pengalaman yang dimiliki oleh pemimpin berusia 54 tahun itu sebagai Gubernur di Jateng memang berhasil untuk mengatasi kemiskinan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten, Ade Sumardi terus optimis bahwa suara yang dimiliki oleh Ganjar Pranowo terus meningkat lantaran memang dirinya sangat disukai oleh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni yang membuat harapan kita sangat tinggi,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya menambahkan bahwa upaya untuk terus meningkatkan suara dari Capres partai tersebut adalah dengan dilakukannya kampanye melalui mobil bioskop.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pihaknya juga akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai politik agar menjadi pesta demokrasi yang berlangsung dengan sehat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTidak boleh ada saling memfitnah,\u201d ucap Ade.<\/p>\n\n\n\n<p>Upaya untuk terus meningkatkan suara Ganjar Pranowo di masyarakat Banten juga dilakukan oleh pihak relawan yang tergabung ke dalam Mak Ganjar.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka melakukan sosialisasi dengan mendorong kemandirian para perempuan untuk bisa berdaya dengan memberikan edukasi serta pelatihan membuat kuliner.<\/p>\n\n\n\n<p>Koordinator Wilayah (Korwil) Mak Ganjar Banten, Siti Hani menyatakan bahwa tujuan diadakannya pelatihan itu adalah untuk membuka peluang usaha dan menjadikan kaum ibu-ibu jauh lebih produktif. &#8220;Tujuannya yaitu untuk menginspirasi supaya menjadikan peluang usaha dan juga emak-emak bisa lebih produktif lagi bisa mak membuka peluang bisnis dan juga bisa membantu perekonomian keluarga nih kalau emak-emak bisa berjualan sate bandeng ini,&#8221; tuturnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SERANG \u2014 Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa partainya telah memiliki dan mempersiapkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16033,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-16131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16131"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16132,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16131\/revisions\/16132"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16131"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=16131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}