{"id":16293,"date":"2023-09-19T06:30:47","date_gmt":"2023-09-19T06:30:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=16293"},"modified":"2023-09-19T06:30:48","modified_gmt":"2023-09-19T06:30:48","slug":"pendukung-ganjar-di-jabar-terus-bertambah-himpunan-santri-komitmen-penuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/09\/19\/pendukung-ganjar-di-jabar-terus-bertambah-himpunan-santri-komitmen-penuh\/","title":{"rendered":"Pendukung Ganjar di Jabar Terus Bertambah, Himpunan Santri Komitmen Penuh"},"content":{"rendered":"\n<p>BANDUNG \u2014 Pendukung Ganjar Pranowo di Jawa Barat terus bertambah, Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memberikan dukungan penuh mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Koordinator Nasional Hisnu, Gus Yusuf Hidayat mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan pihak Hisnu Jabar yang terdiri dari berbagai kalanga santri serta kyai untuk membahas strategi pemenangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Seluruh sukarelawan itu telah bersiap mereka terus menguatkan barisan dalam memenangkan Ganjar Pranowo.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah pertemuan tersebut, kemudian Gus Yusuf mengimbau kepada pihak Hisnu Jabar untuk bisa langsung bergerak ke masyarakat demi menyosialisasikan Capres dari PDI Perjuangan itu, termasuk juga melakukan mapping hingga pendataan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Semua harus bergerak cepat, bergerak cerdas, dan melakukan mapping serta pendataan yang benar,&#8221; kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Koordinator Wilayah Hisnu Jabar, Muhammad Taqiyuddin Basri mengaku bahwa dirinya akan langsung bergerak menyasar banyak organisasi hingga akar rumput dalam melakukan sosialisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai tempat pun akan disambangi oleh mereka, mereka juga melakukan penguatan dan mengukuhkan tim pemenangan yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTarget kami memang menang,\u201d ungkap dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Kawan Juang relawan Ganjar Pranowo di Jawa Barat juga tengah terus berfokus untuk bisa mengajar suara dari para pemilih yang masih abu-abu.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk bisa melancarkan hal tersebut, mereka kemudian melakukan berbagai macam pelayanan seperti kesehatan gratis.<\/p>\n\n\n\n<p>Koordinator Kawan Juang Jabar, Beny Kurniadi mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi khususnya untuk para pemilih abu-abu di Bandung.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tentu kita ingin masuk ke area abu-abu, selama ini Bandung khususnya dan Jawa Barat pada umumnya tingkat pemilih untuk pak Ganjar masih rendah jadi kita penetrasi ke beberapa titik atau daerah,&#8221; ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menggencarkan kegiatan positif seperti tes kesehatan gratis itu, Beny menyatakan bahwa dirinya akan datang ke 60 wilayah titik yang jarang tersentuh oleh partai lain.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Area seperti di daerah cukup padat tapi jauh dari perkotaan seperti di Sumedang, Garut. Daerah pemukiman yang jauh dengan pelayanan kesehatan,&#8221; kata dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan lain, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Junico BP Siahaan menyebut bahwa Ganjar Pranowo akan meluangkan banyak waktu untuk bisa hadir dan menyapa langsung warga di Jabar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni wajar, Pak Ganjar baru berhenti tanggal 5 September sebagai Gubernur Jateng. Semoga setelah berhenti maka bisa banyak meluangkan waktunya ke wilayah Jabar,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya kegiatan pemimpin berambut putih dalam berkeliling untuk menyapa warga di Jabar akan terkonsolidasi dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut dikarenakan ada sebanyak 13 Kepala Daerah dan satu Wakil Kepala Daerah berasal dari PDI Perjuangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDUNG \u2014 Pendukung Ganjar Pranowo di Jawa Barat terus bertambah, Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) memiliki&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16287,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-16293","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16293","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16293"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16293\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16294,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16293\/revisions\/16294"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16287"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16293"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16293"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16293"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=16293"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}