{"id":16321,"date":"2023-09-20T06:42:37","date_gmt":"2023-09-20T06:42:37","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=16321"},"modified":"2023-09-20T06:42:38","modified_gmt":"2023-09-20T06:42:38","slug":"pemerintah-optimalkan-pembangunan-rumah-layakhuni-di-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/09\/20\/pemerintah-optimalkan-pembangunan-rumah-layakhuni-di-papua\/","title":{"rendered":"Pemerintah\u00a0Optimalkan\u00a0Pembangunan\u00a0Rumah\u00a0LayakHuni di Papua"},"content":{"rendered":"\n<p>Pembangunan sebanyak 130 rumah&nbsp;layak&nbsp;huni&nbsp;di&nbsp;Poumako&nbsp;mulai&nbsp;digagas&nbsp;oleh&nbsp;Pemerintah&nbsp;Provinsi&nbsp;(Pemprov) Papua Tengah. Hal tersebut demi bisa menjamin agar masyarakat memiliki hunian yang&nbsp;nyaman&nbsp;dalam&nbsp;mengisiDaerah&nbsp;Otonomi&nbsp;Baru&nbsp;(DOB) Papua yang&nbsp;dilakukan&nbsp;oleh Pemerintah RI.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah&nbsp;Provinsi&nbsp;(Pemprov) Papua Tengah&nbsp;berencanauntuk melakukan pembangunan hingga sebanyak&nbsp;130 unit rumah layak&nbsp;huni&nbsp;di&nbsp;kawasan&nbsp;Poumako,&nbsp;Distrik&nbsp;MimikaTimur,&nbsp;Kabupaten&nbsp;Mimika.&nbsp;<a><\/a>Mengenai hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan&nbsp;Riset&nbsp;Daerah (Bapperida)&nbsp;Provinsi&nbsp;Papua Tengah,&nbsp;Edy&nbsp;Way&nbsp;menjelaskanbahwa&nbsp;memang telah menjadi salah satu konsentrasi utama dalam pembangunan di&nbsp;kawasan&nbsp;tersebut&nbsp;sebagai&nbsp;DOB Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih&nbsp;lanjut,&nbsp;hal&nbsp;yang menjadi konsentrasi utama lainnya untuk semakin mempersiapkan pelaksanaan dari hasil pemekaran wilayah melalui adanya DOB Papua itu adalah dengan melakukan pembangunan infrastruktur pusat pemerintahan. Maka dari itu, untuk tujuan pembangunan tersebut terdapat pola sharing pendanaan, ada pula bagian yang ditangani&nbsp;langsung&nbsp;oleh&nbsp;pihak&nbsp;Pemprov&nbsp;dan&nbsp;ada&nbsp;jugabagian yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.<\/p>\n\n\n\n<p>Khusus&nbsp;bagian&nbsp;yang&nbsp;ditangani&nbsp;oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI) atau pusat, pelaksanaan pembangunan fisik gedung kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah memang sudah dilakukan dengan adanya penyiapan akan administrasi dokumen master plan&nbsp;Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan juga Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan&nbsp;kata lain, per bulan Januari pada tahun 2024 nanti, seluruhnya untuk fisik pembangunan memang sudah dipersiapkan dengan sangat matang. Selain adanya pembangunan Kantor Pusat Pemerintah, infrastruktur yang juga menjadi layanan publik jelas tetap terus dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena&nbsp;berupaya&nbsp;untuk&nbsp;membangun&nbsp;gedung pemerintahan yang layak dan&nbsp;bagus,&nbsp;maka&nbsp;pihak&nbsp;PemprovPapua Tengah&nbsp;juga&nbsp;menegaskan dan memiliki komitmen&nbsp;yang sangat kuat untuk&nbsp;memastikan&nbsp;agar&nbsp;seluruh&nbsp;masyarakat&nbsp;di Papua&nbsp;memiliki&nbsp;bangunan rumah yang bagus,&nbsp;mewah&nbsp;sertalayak&nbsp;huni.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, untuk masyarakat sendiri setidaknya terdapat sebanyak 4 (empat) sasaran yang terus difokuskan, diantaranya adalah pengendalian inflasi, penanganan stunting, kemiskinan ekstrem dan juga penanganan akan pengangguran terbuka.&nbsp;Keempat&nbsp;sasaran&nbsp;utama tersebut sampai saat ini terus menjadi peran yang sangat penting untuk bisa terus melakukan percepatan akan pembangunan infrastruktur di Bumi Cenderawasih.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu contohnya adalah dalam&nbsp;sebuah&nbsp;kasus&nbsp;di&nbsp;Poumako&nbsp;yang&nbsp;masih&nbsp;termasuk&nbsp;ke dalam kategori kemiskinan, maka&nbsp;dari&nbsp;itu,&nbsp;pihak&nbsp;Pemprov&nbsp;bergerak&nbsp;dengan&nbsp;cepat&nbsp;dan tanggap untuk menjadikan permasalahan tersebut sebagai sebuah atensi yang serius&nbsp;oleh&nbsp;Penjabat&nbsp;(Pj)&nbsp;Gubernursesegera&nbsp;mungkin&nbsp;melakukan&nbsp;intervensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sehingga direncanakan akan adanya pembangunan sebanyak 130 unit rumah layak&nbsp;huni&nbsp;di&nbsp;Kawasan&nbsp;Poumako,&nbsp;Distrik&nbsp;Mimika&nbsp;Timur.&nbsp;Pada tahun ini pembangunan ratusan rumah layak&nbsp;huni&nbsp;tersebut&nbsp;terus&nbsp;digencarkan&nbsp;dan&nbsp;dicicilhingga&nbsp;setidaknya target 10 sampai 20 unit terselesaikan terlebih dahulu, mengingat memang kini sudah hendak bulan Desember dan akhir tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian&nbsp;untuk&nbsp;tahun&nbsp;depan, yakni pada 2024 mulai bulan Januari sudah bisa langsung dikerjakan sisanya dan diselesaikan.&nbsp;Selain&nbsp;di&nbsp;Mimika,&nbsp;ada&nbsp;pula&nbsp;beberapa&nbsp;daerah lain yang akan dibangunkan rumah layak huni termasuk pula di&nbsp;wilayah&nbsp;Nabire&nbsp;dengan&nbsp;anggara&nbsp;perubahan.&nbsp;Pasalnya&nbsp;di&nbsp;kawasan&nbsp;Nabire&nbsp;sendiri&nbsp;juga&nbsp;masih&nbsp;termasuk ke dalam kategori daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar).<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait&nbsp;dengan&nbsp;bantuan&nbsp;yang diberikan&nbsp;kepada&nbsp;warga&nbsp;di&nbsp;Nabire,&nbsp;hal&nbsp;itu&nbsp;juga&nbsp;dibantu oleh banyak pihak termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menggelar Bakti Papua sebagai bagian dari salah satu operasi militer selain&nbsp;perang&nbsp;(OMSP) di&nbsp;Kabupetan&nbsp;Nabire, Papua Tengah.<\/p>\n\n\n\n<p>Pelaksanaan&nbsp;Bakti&nbsp;Papua&nbsp;itu&nbsp;dilaksanakan dengan melakukan rehabilitasi pada rumah yang tidak layak huni hingga pada gereja di sana. Mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut, Staf Ahli Panglima TNI Bidang&nbsp;KesejahteraanPersonel&nbsp;(Jahpers),&nbsp;Laksamana&nbsp;Muda&nbsp;(Laksda)&nbsp;Dwika&nbsp;TjahjaSetiawan&nbsp;mengatakan&nbsp;bahwa kegiatan itu merupakan wujud Bakti TNI kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan&nbsp;rehabilitasi&nbsp;rumah&nbsp;tidak&nbsp;layak huni dan&nbsp;jugagereja&nbsp;di&nbsp;Nabire&nbsp;itu&nbsp;juga&nbsp;memang&nbsp;merupakan program rutin tahunan yang dilaksanakan untuk masyarakat di Bumi Cenderawasih, khususnya yang&nbsp;berada&nbsp;di&nbsp;Nabire.&nbsp;Salah satu sektor yang dilaksanakan dari karya bakti TNI itu berupa renovasi rumah ibadah, sehingga ke depan bisa digunakan dengan jauh lebih layak dan nyaman, karena harapannya dapat menjadi sebuah tempat yang&nbsp;membuat&nbsp;para&nbsp;jemaatnyaman&nbsp;dalam&nbsp;melaksanakan&nbsp;ibadah mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Di&nbsp;sisi&nbsp;lain,&nbsp;Komandan&nbsp;Resor&nbsp;Militer&nbsp;(Danrem) 173 \/ PVB Brigadir Jenderal (Brigjen) Franz Yohanes Purba menyampaikan bahwa kegiatan itu merupakan OMSP yang memang bertujuan untuk bisa membantu masyarakat, selain itu, sebagai sebuah langkah pula untuk bisa melakukan percepatan pemulihan ekonomi di masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jelas&nbsp;sekali&nbsp;bahwa&nbsp;kesejahteraan&nbsp;masyarakat di Bumi Cenderawasih terus diperhatikan dengan sangat serius oleh pemerintah pusat hingga pihak pemerintah daerah masing-masing. Karena sebagaimana visi misi yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)&nbsp;bahwa&nbsp;dirinya&nbsp;sangatmenginginkan agar terjadi pembangunan yang merata dan adil di seluruh pelosok Nusantara sehingga mengatasi kesenjangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembangunan sebanyak 130 rumah&nbsp;layak&nbsp;huni&nbsp;di&nbsp;Poumako&nbsp;mulai&nbsp;digagas&nbsp;oleh&nbsp;Pemerintah&nbsp;Provinsi&nbsp;(Pemprov) Papua Tengah. Hal tersebut demi bisa menjamin agar masyarakat memiliki hunian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16322,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-16321","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16323,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16321\/revisions\/16323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16321"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=16321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}