{"id":1676,"date":"2022-01-19T08:52:02","date_gmt":"2022-01-19T08:52:02","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=1676"},"modified":"2022-01-19T08:52:06","modified_gmt":"2022-01-19T08:52:06","slug":"ini-faktor-witan-sulaeman-bisa-moncer-di-fk-senica","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/01\/19\/ini-faktor-witan-sulaeman-bisa-moncer-di-fk-senica\/","title":{"rendered":"Ini Faktor Witan Sulaeman Bisa Moncer di FK Senica"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Rumor kepindahan Witan Sulaeman ke klub Slovakia, FK Senica, semakin berembus kencang. Ini diperkuat dengan berbagai kode yang diberikan oleh klub tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>FK Senica awalnya melempar kode dengan mengunggah huruf &#8216;W&#8217; dengan latar Merah Putih sehingga menarik perhatian pecinta sepak bola Tanah Air. Kode ini dilanjutkan dengan huruf &#8216;I&#8217; dan huruf-huruf berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, beredar foto di media sosial yang memperlihatkan Witan Sulaeman sudah bergabung dengan sang kompatriot, Egy Maulana Vikri di FK Senica. Salah satu akun Twitter yang mengunggah foto tersebut adalah @Indostransfer pada Selasa (18\/1\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p>Sontak, banyak yang berspekulasi bahwa FK Senica mungkin akan kembali merekrut pemain dari Indonesia. Sebelumnya mereka sudah memiliki Egy Maulana Vikri.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika benar terjadi, maka FK Senica bakal akan mendatangkan dua pemain yang sama-sama pernah membela klub Polandia, Lechia Gdask.<\/p>\n\n\n\n<p>Witan Sulaeman sendiri di Lechia Gdansk tidak terlalu mendapat kesempatan bermain, lantas faktor apa saja yang bisa membuat Witan bisa moncer di FK Senica.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Punya Akselerasi dan Kemampuan Dribel yang Baik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Witan dibekali oleh kecepatan dan kemampuan olah bola yang baik. Tidak sedikit gol-gol yang berasal dari akselerasinya di pertahanan lawan. Witan Sulaeman yang dominan menggunakan kaki kiri sering menyisir sisi kiri pertahanan lawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Gaya bermainnya banyak mengingatkan kita kepada winger-winger modern yang kerap sekali melakukan cut-inside. Kemampuan dribel Witan juga terbilang stabil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Mampu Bermain di Berbagai Posisi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sejatinya Witan berposisi sebagai winger. Hal ini amat wajar mengingat Witan memiliki kecepatan dan kemampuan dribel yang baik. Namun, Witan juga beberapa kali ditempatkan di belakang penyerang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Witan juga memiliki kemampuan untuk berperan sebagai playmaker. Kemampuan Witan di banyak posisi ini yang bisa menjadi bekal penting jika dirinya melanjutkan karier di FK Senica.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemampuan bermain di berbagai posisi ini juga terlihat ketika Witan dimainkan oleh Shin Tae-yong selama Piala AFF 2020.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Bisa Menciptakan Peluang dan Assist<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai pemain yang bisa diposisikan sebagai gelandang serang dan winger, Witan Sulaeman juga punya kemampuan menciptakan peluang serta assist.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Witan juga punya kemampuan untuk mengatur tempo pertandingan. Pergerakan Witan yang sering menusuk pertahanan lawan, mampu dilanjutkan dengan memberi umpan yang siap disambut rekannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Witan Sulaeman juga sebetulnya punya kemampuan untuk mengeksekusi peluang sehingga ketajamannya pun bisa menguntungkannya di FK Senica.<\/p>\n\n\n\n<p>(CA\/AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Rumor kepindahan Witan Sulaeman ke klub Slovakia, FK Senica, semakin berembus kencang. Ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[128,216,528,527],"newstopic":[],"class_list":["post-1676","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ragam","tag-olahraga","tag-sepak-bola","tag-sulaeman","tag-witan"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1676"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1678,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1676\/revisions\/1678"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1676"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}