{"id":17634,"date":"2023-10-19T06:30:26","date_gmt":"2023-10-19T06:30:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=17634"},"modified":"2023-10-19T06:30:26","modified_gmt":"2023-10-19T06:30:26","slug":"kelompok-pengusaha-apresiasi-duet-ganjar-mahfud-sebagai-pasangan-terbaik-majukan-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/10\/19\/kelompok-pengusaha-apresiasi-duet-ganjar-mahfud-sebagai-pasangan-terbaik-majukan-ekonomi\/","title":{"rendered":"Kelompok Pengusaha Apresiasi Duet Ganjar-Mahfud sebagai Pasangan Terbaik Majukan Ekonomi"},"content":{"rendered":"\n<p>TANGERANG \u2014 Para pengusaha memberikan apresiasi yang tinggi terhadap adanya duet pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD sebagai pasangan yang terbaik serta mampu memajukan ekonomi nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani terus mengingatkan kepada seluruh masyartakat untuk mampu memilih sosok pemimpin yang bisa mendorong adanya penciptaan lapangan usaha di Tanah Air.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKita tentu saja mau pemimpin yang bisa terus mendorong untuk berdaya saing, kompetisi Indonesia, pengembangan SDM (sumber daya manusia), ya itu pastinya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya sosok pemimpin yang ideal memimpin bangsa ini adalah mereka yang mampu membawa Indonesia menjadi semakin maju.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYang penting pemimpin itu bisa membawa Indonesia untuk menuju Indonesia maju,&#8221; kata Shinta.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Ketum Apindo tersebut, jelas bahwa pilihan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang sudah ditetapkan melupakan pilihan terbaik.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya rasa baik-baik saja [Ganjar dengan Mahfud]. Semua [parpol] pasti sudah memilih yang terbaik,&#8221; ujar Shinta.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia, Hariyadi Sukamdanio menilai bahwa sosok Mahfud MD merupakan seorang yang tegas apabila menjadi pemimpin.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, dirinya sangat yakin bahwa pria yang juga dikenal sebagai akademisi serta hakim tersebut akan mampu memberikan kepastian hukum dalam dunia bisnis.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBagus. Mahfud MD menurut saya adalah sosok pemimpin yang tegas. Dia bisa memberikan kepastian hukum dalam berbisnis di Indonesia,\u201d ucap Hariyadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, baginya dalam kepemimpinan pasangan Ganjar dan Mahfud MD jelas akan mampu menyelesaikan berbagai tantangan bangsa seperti penciptaan iklim usaha yang kondusif dan komptitif.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian kepastian penegakan hukum di dunia bisnis dan mampu menciptakan lapangan kerja demi meningkatkan pula daya beli masyarakat yang belakangan terus turun setelah pandemi COVID-19.<\/p>\n\n\n\n<p>Hariyadi mengaku bahwa ketiga hal hal tersebut jelas akan mampu diselesaikan oleh Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, sehingga mereka juga mampu menyelesaikan berbagai masalah lain di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kalau persoalan ini selesai, saya yakin sebagian masalah sosial seperti stunting, kesehatan, dan lain sebagainya bisa teratasi,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah secara resmi mengumumkan bahwa Menko Polhukam Mahfud MD sebagai sosok Cawapres pendamping Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya dengan dipilihnya pria kelahiran tahun 1957 tersebut melewati sebuah perenungan terlebih dahulu dan juga sudah sangat sesuai dengan berbagai macam masukan dari banyak pihak.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Saya orang yang sudah pengalaman hidup dan politik yang cukup panjang sehingga saya tidak begitu mudah untuk mengambil, yang saya jadikan kemudian hari menjadi pemimpin untuk bangsa dan negara ini,&#8221; ujar Megawati.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANGERANG \u2014 Para pengusaha memberikan apresiasi yang tinggi terhadap adanya duet pasangan Capres dan Cawapres&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17480,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-17634","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17634","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17634"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17634\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17635,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17634\/revisions\/17635"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17480"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17634"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17634"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17634"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=17634"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}