{"id":17735,"date":"2023-10-19T09:02:13","date_gmt":"2023-10-19T09:02:13","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=17735"},"modified":"2023-10-19T09:02:14","modified_gmt":"2023-10-19T09:02:14","slug":"demi-kemajuan-indonesia-di-masa-depan-ganjar-mahfud-daftarkan-diri-ke-kpu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2023\/10\/19\/demi-kemajuan-indonesia-di-masa-depan-ganjar-mahfud-daftarkan-diri-ke-kpu\/","title":{"rendered":"Demi Kemajuan Indonesia di Masa Depan, Ganjar-Mahfud Daftarkan Diri Ke KPU"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Ketua TPN, Arsyad Rasyid mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan semua administrasi dengan matang jelang pendaftaran ke KPU. \u201cKami disini sebagai Tim Pemenangan Nasional Ganjar &#8211; Mahfud, kita akan bersama-sama berangkat ke KPU, dari sini kita ke taman suropati kemudian ke KPU, untuk mendaftarkan Ganjar &#8211; Mahfud.\u201d<br>Menurut Arsyad, Ganjar Pranowo adalah sosok yang memiliki ketulusan hati dan tekad yang kuat untuk mewujudkan Indonesia unggul dan berdaulat. Sementara sosok Mahfud MD juga dinilai memiliki track record yang sangat bagus, baik di lembaga eksekutif, yudikatif dan legislatif.<br>Sebagaimana telah diumumkan oleh Megawati Soekarno Putri pada Rabu, 18 Oktober 2023, di kantor DPP PDIP di Jalan Pangeran Diponegoro, No.58, Jakarta Pusat, Mahfud MD telah resmi menjadi cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo. Megawati mengatakan bahwa ideologis Mahfud MD tidak diragukan lagi, selain itu ia dapat mereformasi sistem hukum agar dapat membenahi hukum nasional.<br>Capres Ganjar Pranowo mengawali sambutannya dengan ucapan terimakasih kepada beberapa pihak yang dinilai sudah membantu dan mendukungnya. \u201cSaya ingin mengucapkan setulus-tulusnya terutama kepada Partai pengusung PDIP, PPP, Perindo, dan Hanura. Selanjutnya terima kasih kepada Tim TPN, Scientist, Tokoh Agama, Budayawan, dan Seniman. Secara khusus juga terima kasih kepada para relawan\u201d kata Ganjar.<br>Adapun Ganjar menegaskan bahwa deklarasi ini bukan tentang Ganjar atau Mahfud, bukan cerita tentang kekuasaan, namun tentang cerita nasib bangsa, nasib rakyat, yang butuh perlindungan dan mendapatkan akses pendidikan yang baik, juga mengenai kelompok disabilitas yang harus mendapatkan kesetaraan.<br>\u201cKami ingin mengapresiasi kepada guru-guru kita yang berjuang mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi mereka butuh kesejahteraan yang baik. Insya Alloh saya dengan Mahfud akan menjalankan tugas itu. Negara harus berjalan dengan baik, bersih, dan membawa dirinya untuk anti korupsi.\u201d ujarnya.<br>Sementara itu, Cawapres Mahfud MD mengatakan bahwa pemilu tahun ini merupakan hajat anak muda. Dirinya mengajak pemuda untuk memberanikan diri mengubah Indonesia dengan kemampuan yang mereka miliki.<br>Mahfud juga mengingatkan Sejarah perjuangan kemerdekaan kepada anak muda yang tidak boleh di sia-siakan. \u201cKita berharap kemerdekaan kita adalah kemerdekaan yang bermartabat, bukan merdeka yang tidak bermartabat dan dijadikan permainan oleh kekuatan-kekuatan lain.\u201d imbuhnya.<br>Adapun hal-hal yang berkaitan dengan pemindahan kekuasaan Mahfud menyerukan agar diselenggarakan secara seksama dan dengan tempo yang sesingkat-singkatnya. Artinya perjuangan untuk mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, perlu diupayakan serta dipertahankan.<br>\u201cKeberangkatan saya pribadi, hari ini saya memakai baju putih yang lima tahun lalu saya siapkan untuk mendaftar ke KPU, ini dulu tidak jadi dipakai meskipun sudah jadi, tetapi ternyata ada pesan tuhan ditunda dulu, dan akhirnya hari ini dapat dipakai untuk mendaftar ke KPU.\u201d pungkas Mahfud MD.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Ketua TPN, Arsyad Rasyid mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan semua administrasi dengan matang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17720,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-17735","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17735","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17735"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17735\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17736,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17735\/revisions\/17736"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17720"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17735"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17735"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17735"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=17735"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}