{"id":20267,"date":"2024-02-19T01:48:23","date_gmt":"2024-02-19T01:48:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=20267"},"modified":"2024-02-19T01:48:25","modified_gmt":"2024-02-19T01:48:25","slug":"gencarkan-pembangunan-infrastruktur-dan-sdm-ketua-melanesian-youth-diplomacy-forum-bukti-pemerintah-serius-bangun-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/02\/19\/gencarkan-pembangunan-infrastruktur-dan-sdm-ketua-melanesian-youth-diplomacy-forum-bukti-pemerintah-serius-bangun-papua\/","title":{"rendered":"Gencarkan Pembangunan Infrastruktur dan SDM, Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum: Bukti Pemerintah Serius Bangun Papua"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum, Steve Mara menegaskan bahwa berbagai pembangunan nasional yang saat ini terus digencarkan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya melihat pembangunan di wilayah Papua saat ini sudah sangat masif. pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo telah melakukan banyak pembangunan baik dari segi pembangunan infrastruktur sampai dengan pembangunan sumber daya manusia\u201d katanya<\/p>\n\n\n\n<p>Dia pun menilai berbagai program tersebut dapat dimaknai sebagai bukti nyata negara dalam memajukan Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDari segi infrastruktur misalnya, pembangunan jembatan, pembangunan Papua bangkit hingga transpapua telah menunjukkan bahwa pemerintah saat ini serius membangun Papua dan menunjukkan bahwa pembangunan Indonesia bukan lagi pembangunan Jawa sentris tapi pembangunan Indonesia sentris dan apa yang dilakukan oleh pemerintah\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum itu turut mengimbau seluruh lapisan elemen masyarakat di Papua untuk menjaga tren positif pembangunan di Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, akselerasi pembangunan ini juga berdampak kepada pembangunan sumber daya manusia dan juga pertumbuhan ekonomi di Papua.<\/p>\n\n\n\n<p>Steve juga menyadari bahwa pembangunan infrastruktur yang masif telah berdampak positif bagi masyarakat Papua sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDan saya melihat bahwa dengan adanya pembangunan infrastruktur dan pembangunan yang masif anak-anak Papua saat ini sudah mulai terlibat aktif di dalam pembangunan\u201d katanya<\/p>\n\n\n\n<p>Tak lupa, dirinya pun mengajak agar semua pihak, khususnya generasi muda untuk terus mendukung program pembangunan dan menjaga kedaulatan Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMari kita semua sebagai anak-anak muda Papua sebagai masyarakat Papua baik orang Papua maupun orang yang bukan asli orang Papua tapi tinggal di Papua dan juga seluruh masyarakat Indonesia mari kita jaga NKRI\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat terpisah, Aktivis Muda Papua Charles Kossay berharap presiden terpilih selanjutnya mampu meneruskan program Presiden Jokowi yang telah sangat baik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHarapan kami bisa meneruskan kebijakan nasional yang sudah baik dilakukan oleh Bapak Joko Widodo\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Charles melihat Pemerintahan Presiden Jokowi dianggap sangat peduli terhadap kemajuan Papua. Salah satunya komitmen eks Walikota Solo itu yang telah belasan kali berkunjung ke Papua guna mendengar aspirasi masyakat Papua secara langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSejak menjabat pada periode pertama maupun periode kedua bapak Presiden Joko Widodo sudah 17 kali mengunjungi Tanah papua komitmen Jokowi terhadap papua dan papua Barat itu dilanjutkan dengan dikeluarkan berbagai kebijakan penunjang\u201d tuturnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua Melanesian Youth Diplomacy Forum, Steve Mara menegaskan bahwa berbagai pembangunan nasional yang saat ini&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":20268,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-20267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20267"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20269,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20267\/revisions\/20269"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20267"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=20267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}