{"id":21042,"date":"2024-04-21T11:05:40","date_gmt":"2024-04-21T11:05:40","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=21042"},"modified":"2024-04-21T11:05:43","modified_gmt":"2024-04-21T11:05:43","slug":"tim-volley-jakarta-bin-bangkitkan-semangat-siap-dobrak-dunia-olahraga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/04\/21\/tim-volley-jakarta-bin-bangkitkan-semangat-siap-dobrak-dunia-olahraga\/","title":{"rendered":"Tim Volley Jakarta BIN Bangkitkan Semangat Siap Dobrak Dunia Olahraga"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Badan Intelijen Negara (BIN) dibawah kepemimpinan Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. menggelar Launching dan Pelepasan Tim Bola Voli Putri Jakarta BIN dan Putra Jakarta STIN BIN untuk Proliga 2024. Acara tersebut dilaksanakan di Gelora Olahraga BIN, Minggu (21\/4\/2024).<\/p>\n<p>Dalam acara launching, Jakarta BIN menunjukkan semangatnya untuk mendobrak dunia olahraga Tanah Air, khususnya di cabang bola voli. <\/p>\n<p>Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si. dalam sambutannya, berpesan agar para atlet menjaga nama baik BIN.<\/p>\n<p>\u201cTim voli kita akan berjuang membawa nama baik institusi kita. Terus jaga nama baik BIN, dengan berikan performa yang terbaik,\u201d kata Kepala BIN.<\/p>\n<p>Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si juga menggelorakan semangat juang tinggi dan keyakinan kuat akan menambah kemenangan. <\/p>\n<p>\u201cKita punya cita-cita besar, untuk mengukir nama Jakarta BIN dan Jakarta STIN BIN, sebagai sang juara Proliga 2024 dan menjadi klub voli terbaik di Indonesia,\u201d tutur Kepala BIN.<\/p>\n<p>\u201cKita pasti mampu, selamat berjuang untuk tim voli BIN,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Dirinya juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para pelatih dan officialyang diyakini dalam  proliga 2024 dapat membawa tim voli BIN menuju kemenangan.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Olah Raga (PORBIN) Komjen Bambang Sunarwibowo mengatakan bahwa pembentukan Tim Bola Voli BIN merupakan bentuk nyata perhatian BIN di bawah kepemimpinan Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si.<\/p>\n<p>\u201cUntuk meningkatkan pembinaan dan kesejahteraan bagi para atlet bola voli nasional, sehingga dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah dunia,\u201d kata Bambang<\/p>\n<p>Bambang juga mengungkapkan, tim bola voli BIN telah merekrut atlet-atlet bola voli terbaik, tidak hanya di tingkat nasional, namun juga di tingkat internasional. <\/p>\n<p>Tim putra Jakarta STIN BIN diperkuat Ryan Masajedi, pelatih yang berhasil membawa tim BIN Pasundan keluar menjadi juara 1 kejurnas livoli divisi utama tahun 2023. Sedangkan tim putri Jakarta BIN dilatih oleh Danai Sriwa Charamay Takul, pelatih dari Thailand yang berhasil membawa timnas Thailand masuk ke kejuaraan dunia Volleyball Nation League.<\/p>\n<p>Bambang menyampaikan pesan agar para atlet dapat meningkatkan kerjasama, soliditas, dan saling menghargai. <\/p>\n<p>\u201cAtlet tunjukkan semangat dan mental petarung dan bawa tim kita jadi juara di Proliga 2024,\u201d kata Bambang membangkitkan semangat para generasi muda ini.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, bola volley merupakan salah satu dari delapan cabang olahraga profesional yang ada di PORBIN, selain Running Club, Weightlifting Club, Swimming Club, Tennis Club, Shooting Club, Satlasus Tarung Derajat, dan Esport. Selain itu, ternyata semua cabang olahraga yang dikembangkan di BIN memiliki atlet dan pelatih professional. <\/p>\n<p>Pembentukan tim ini merupakan bentuk tindak lanjut atau implementasi nyata dari harapan, komitmen, dan perhatian pemerintah dalam hal ini BIN di bawah pimpinan Bapak Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan terhadap olahraga di Tanah Air. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Badan Intelijen Negara (BIN) dibawah kepemimpinan Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr&#8230;.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21021,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21042","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polhukam"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21042"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21043,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21042\/revisions\/21043"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21042"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}