{"id":21684,"date":"2024-05-20T05:03:56","date_gmt":"2024-05-20T05:03:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=21684"},"modified":"2024-05-20T05:03:58","modified_gmt":"2024-05-20T05:03:58","slug":"buka-wwf-ke-10-di-bali-presiden-jokowi-tanpa-air-tidak-ada-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/05\/20\/buka-wwf-ke-10-di-bali-presiden-jokowi-tanpa-air-tidak-ada-perdamaian\/","title":{"rendered":"Buka WWF ke-10 di Bali, Presiden Jokowi: Tanpa Air, Tidak Ada Perdamaian"},"content":{"rendered":"<p>Badung, Bali \u2013 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Forum Air Dunia atau World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali. Dengan mengucap bismillahirrahmanirohim forum air sedunia ke-10 secara resmi saya nyatakan dibuka.<\/p>\n<p>\u201cDengan berkumpulnya kita di Bali hari ini, tentu Indonesia berharap dunia dapat saling bergandengan tangan secara berkesinambungan untuk dapat memperkuat komitmen kolaborasi dalam mengatasi tantangan global terkait air,\u201d kata Presiden Jokowi saat membuka WWF, di Bali, Senin (20\/5).<\/p>\n<p>Menurut Presiden Jokowi, air adalah sumber kehidupan, air juga merupakan symbol keseimbangan dan keharmonisan. Tapi jika tidak dikelola dgn baik air juga dapat menjadi sumber bencana.<\/p>\n<p>\u201cSebagai negara dengan luas perairan yang mencapai 65 persen, Indonesia kaya kearifan lokal dalam pengelolaan air, mulai dari sepanjang garis pantai, pinggiran aliran sungai, sampai tepian danau. Air harus dikelola dengan baik karena setiap tetesnya sangat berharga,\u201d tambah Presiden Jokowi.<\/p>\n<p>Presiden Jokowi juga menambahkan bahwa dari 72 persen permukaan bumi yang tertutup air, hanya 1 persen yang bisa diakses dan digunakan sebagai air minum dan keperluan sanitasi. Tahun 2050, 500 juta petani kecil sebagai penyumbang 80 persen pangan dunia diprediksi paling rentan mengalami kekeringan.<\/p>\n<p>\u201cSebanyak 72 persen permukaan bumi yang tertutup air, hanya 1 persen yang bisa diakses dan digunakan sebagai air minum dan keperluan sanitasi. Bahkan di tahun 2050, 500 juta petani kecil sebagai penyumbang 80 persen pangan dunia diprediksi paling rentan mengalami kekeringan,\u201d pungkas Presiden Jokowi.<\/p>\n<p>Sebagai informasi, WWF tahun 2024 mengusung tema &#8216;Water for Share Prosperity&#8217; yang hadiri oleh 33 kepala negara dan 190 menteri dari 180 negara. Indonesia merupakan negara ketiga di Asia yang dipercaya menjadi tuan rumah forum tiga tahunan ini. Sementara fokus World Water Forum tahun ini adalah pembahasan masalah dan potensi sumber daya air bagi dunia. [*]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Badung, Bali \u2013 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Forum Air Dunia atau&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21658,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21684","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21684"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21685,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21684\/revisions\/21685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21658"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21684"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}