{"id":21805,"date":"2024-05-22T04:18:19","date_gmt":"2024-05-22T04:18:19","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=21805"},"modified":"2024-05-22T04:18:21","modified_gmt":"2024-05-22T04:18:21","slug":"menteri-pupr-ungkap-indonesia-terus-dorong-tata-kelola-air-agar-mendatangkan-manfaat-bagi-seluruh-pihak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/05\/22\/menteri-pupr-ungkap-indonesia-terus-dorong-tata-kelola-air-agar-mendatangkan-manfaat-bagi-seluruh-pihak\/","title":{"rendered":"Menteri PUPR Ungkap Indonesia Terus Dorong Tata Kelola Air Agar Mendatangkan Manfaat bagi Seluruh Pihak"},"content":{"rendered":"<p>BALI \u2014 Menteri PUPR mengungkapkan bahwa Indonesia terus mendorong tata kelola air agar mendatangkan manfaat bagi seluruh pihak di dunia dalam KTT WWF ke-10.<\/p>\n<p>Terkait hal itu, Menteri PUPRBasuki Hadimuljono menyampaikan bahwa dengan adanya pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali mampu mendatangkan banyak sekali orang.<\/p>\n<p>\u201cKita sebenarnya ekspektasinya 13 sampai 15 ribu, tapi sekarang sudah mencapai 21 ribu. Ini sudah meningkatkan WWF selama 30 tahun,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Bukan hanya itu, namun Menteri Basuki juga menjelaskan bahwa dalam forum air tingkat dunia di Pulau Dewata tersebut, terdapat beberapa hal baru yang terjadi.<\/p>\n<p>\u201cAda 3 hal yang membedakan WWF ke-10, pertama baru pertama kali dilakukan KTT, biasanya tidak ada, begitu forum dibuka langsung pada tematik dan proses biasa,\u201d jelasnya<\/p>\n<p>\u201cKedua, baru pertama kali disahkan deklarasi menteri, termasuk kita berhasil menginventarisasi di dalam WWF ini dilakukan 113 proyek dengan anggaran 9,4 miliar USD,\u201d tambah Basuki.<\/p>\n<p>Kemudian, Menteri PUPR tersebut juga mengungkapkan bahwa karena adanya WWF ke-10, maka sangat berdampak pada perekonomian di Bali.<\/p>\n<p>\u201cKalau kita lihat pasti pesawatnya penuh semua, hotelnya penuh semua, restorannya penuh semua,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Terdapat pula Deklarasi Menteri melalui ajang tersebut, yang disahkan melalui 3 mekanisme dan dibahas di Markas Besar UNESCO sejak November 2023.<\/p>\n<p>Indonesia selaku tuan rumah terus mendorong agar terjadi saling berbagi pengetahuan dari berbagai negara mengenai upaya ketahanan air.<\/p>\n<p> \u201cDalam deklarasi tersebut, Indonesia mengusung 3 prioritas, pertama pendirian Center of Excellence untuk ketahanan air dan iklim guna mengembangkan kapasitas knowledge sharing dan pemanfaatan fasilitas yang unggul,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Tidak tanggung-tanggung, bahkan menurut Menteri Basuki, bahwa Indonesia memiliki komitmen untuk terus mendorong inovasi akan pengelolaan air dan sanitasi.<\/p>\n<p>\u201cSebagai negara kepulauan Indonesia wajib berada di garda terdepan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan air dan sanitasi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Indonesia juga terus mendorong kesetaraan hingga ke pulau-pulau kecil agar mereka memiliki pengelolaan air terpadu.<\/p>\n<p>\u201cMengangkat isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan pada pulau-pulau kecil,\u201d kata Menteri PUPR.<\/p>\n<p>Selain itu, Indonesia juga mengusulkan adanya peringatan hari danau sedunia agar menjadikan air benar-benar mendatangkan banyak manfaat.<\/p>\n<p>\u201cPengusulan hari danau sedunia atau World Lake Day. Danau merupakan sumber pasokan air yang memenuhi kebutuhan manusia sekaligus memiliki fungsi sosial dan ekonomi masyarakat,\u201d pungkas Basuki.<\/p>\n<p>***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALI \u2014 Menteri PUPR mengungkapkan bahwa Indonesia terus mendorong tata kelola air agar mendatangkan manfaat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":21806,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-21805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21805"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21805\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21807,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21805\/revisions\/21807"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21805"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=21805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}