{"id":22458,"date":"2024-06-21T01:11:27","date_gmt":"2024-06-21T01:11:27","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=22458"},"modified":"2024-06-21T01:11:31","modified_gmt":"2024-06-21T01:11:31","slug":"pentingnya-partisipasi-seluruh-elemen-termasuk-kaum-muda-dalam-pilkada-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/06\/21\/pentingnya-partisipasi-seluruh-elemen-termasuk-kaum-muda-dalam-pilkada-2024\/","title":{"rendered":"Pentingnya Partisipasi Seluruh Elemen Termasuk Kaum Muda dalam Pilkada 2024"},"content":{"rendered":"\n<p>Kupang \u2014 Partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum muda sangat penting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia, Mariano Parada mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 adalah hal yang penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, dengan adanya Pilkada maka semakin memperkuat demokrasi Indonesia dan melibatkan masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPilkada 2024 merupakan pilar penting dalam memperkuat demokrasi, karena melalui Pilkada 2024 ini masyarakat bisa mengevaluasi langsung kepemimpinan sebelumnya dan menentukan kepemimpinan lima tahun ke depan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, lanjutnya, lantaran pelaksanaan Pilkada sangat penting, maka menjadi penting pula partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYang terpenting adalah melalui Pilkada 2024 ini masyarakat bisa berpartisipasi dan memberikan hak suaranya, melaksanakan hak politiknya dan turut terlibat langsung dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan,\u201d kata Mariano.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, dirinya menyampaikan beberapa langkah yang patut digencarkan untuk menggaet partisipasi aktif dari kaum milenial atau pemilih muda.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk meningkatkan partisipasi pemilih muda atau kaum milenial, atau yang kita kenal dengan pemilih pemula, tentu sosialisasi dan kampanye pendidikan politik penting dilakukan dengan cara melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter (X) dan terutama TikTok,\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu teman-teman content creator dan influencer, imbuhnya, menjadi alat yang sangat efektif untuk melakukan kampanye melalui media sosial.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSelain itu bisa dilakukan melalui debat publik dan diskusi panel, termasuk lokakarya di kampus dan komunitas lokal sehingga bisa meningkatkan atau menyadarkan teman-teman pemilih pemula ini untuk bisa bepartisipasi di Pilkada 2024 nanti,\u201d ucap Mariano.<\/p>\n\n\n\n<p>Senada, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah NTT, Tita Nandita Oktaviani juga menyampaikan bahwa Pilkada 2024 adalah momentum penting dalam perjalanan demokrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPilkada 2024 merupakan momentum penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Akhir tahun ini, pada 27 November 2024, publik di 37 Provinsi dan 508 Kabupaten\/Kota akan melaksanakan penyelenggaraan Pemilu secara serentak,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantaran dengan adanya Pilkada, akan turut menghasilkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat selama 5 tahun mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Tita beranggapan bahwa partisipasi aktif setiap elemen masyarakat juga menjadi hal yang sangat penting pula.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMemilih pemimpin-pemimpin daerah yang tentunya akan menghasilkan pengembangan dan kesejahteraan masyarakat selama 5 tahun ke depan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari setiap elemen masyarakat sangatlah penting,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kupang \u2014 Partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum muda sangat penting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22459,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-22458","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22458"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22458\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22460,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22458\/revisions\/22460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22459"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22458"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=22458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}