{"id":22774,"date":"2024-07-05T06:39:50","date_gmt":"2024-07-05T06:39:50","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=22774"},"modified":"2024-07-05T06:39:53","modified_gmt":"2024-07-05T06:39:53","slug":"amanah-kembangkan-kreasi-pemuda-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/07\/05\/amanah-kembangkan-kreasi-pemuda-di-era-digital\/","title":{"rendered":"AMANAH Kembangkan Kreasi Pemuda di Era Digital"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ACEH \u2014 Aceh Youth Creative Hub (AYCH) atau Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) mampu mengembangkan kreasi para pemuda di era digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hal tersebut terwujud dalam acara AMANAH Goes To Campus yang berkolaborasi dengan Universitas Teuku Umar (UTU) di Meulaboh Kabupaten Aceh Barat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut yakni \u2018Yang Muda Yang Berkreasi\u2019 dengan tujuan utama untuk menginspirasi generasi muda dalam berkreasi di era digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya itu, namun kegiatan AMANAH juga mampu menjadi wadah berbagi ide dan kreativitas serta menjadi momentum penggugah semangat pemuda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan AMANAH, para pemuda banyak diajarkan untuk meraih prestasi dan menunjukkan kontribusi positif bagi masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan UTU, Prof. Nyak Amir memberikan apresiasi sangat tinggi pada kegiatan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, program AMANAH sudah sangat sejalan dengan bagaimana visi dan misi UTU. Selain itu, dengan adanya kerja sama tersebut mampu mengembangkan potensi para pemuda sebagai generasi emas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejauh ini memang program inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut memiliki beberapa fungsi utama seperti menjadi pusat kreativitas, pelatihan dan workshop.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya itu, namun AMANAH juga berfungsi untuk menjadi inkubator UMKM, ruang kolaborasi, galeri seni dan pameran, sentra teknologi, program kreatif berbasis lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi lainnya yakni sebagai kegiatan budaya dan seni, hingga kemitraan dan jaringan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cIni sangat relevan dengan inti perkembangan UTU, yaitu agro and marine industry. Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa dan mahasiswi,\u201d kata Nyak Amir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu narasumber dalam acara tersebut, yang juga merupakan seorang aktor, Harris Vriza mengungkapkan bahwa keberadaan Gedung AMANAH menjadi wadah pemuda untuk saling berkolaborasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTerima kasih kepada AMANAH Goes To Campus. Sebentar lagi ada Gedung AMANAH di Ladong, Aceh,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cItu bisa jadi tempat orang-orang berdiskusi, saling berkolaborasi, dan menutupi kekurangan diri mereka. Semoga semuanya bisa berkembang dan berjalan dengan lancar,\u201d papar Harris.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, seorang peserta, Muharadin Fahri (19) mengaku sangat senang dan mendoakan supaya AMANAH terus sukses dengan kegiatannya yang senantiasa lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPerasaan saya sungguh luar biasa dan bahagia. Acara seperti ini, terutama peluncuran AMANAH, adalah kegiatan pertama kali diadakan di Meulaboh. Semoga AMANAH terus sukses dan semua kegiatannya selalu lancar,\u201d ungkap Muharadin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH \u2014 Aceh Youth Creative Hub (AYCH) atau Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22785,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-22774","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22774"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22786,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22774\/revisions\/22786"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22774"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=22774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}