{"id":22887,"date":"2024-07-09T07:59:34","date_gmt":"2024-07-09T07:59:34","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=22887"},"modified":"2024-07-09T08:01:21","modified_gmt":"2024-07-09T08:01:21","slug":"amanah-kembangkan-kreasi-dan-inovasi-pemuda-fatin-shidqia-wadah-upgrade-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/07\/09\/amanah-kembangkan-kreasi-dan-inovasi-pemuda-fatin-shidqia-wadah-upgrade-diri\/","title":{"rendered":"AMANAH Kembangkan Kreasi dan Inovasi Pemuda, Fatin Shidqia: Wadah Upgrade Diri"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ACEH \u2014 Youth Creative Hub Aceh (AYCH) atau Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) terus mengembangkan kreasi dan inovasi para pemuda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam upaya tersebut, AMANAH terus menggandeng dan mendatangkan sejumlah tokoh pemuda inspiratif nasional, seperti seorang penyanyi jebolan X Factor Indonesia, Fatin Shidqia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menanggapi bagaimana gencarnya AMANAH melangsungkan berbagai macam kegiatan positif, Fatin menilai bahwa berbagai acara tersebut sebagai wadah pemuda untuk upgrade dan improve diri mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada Jumat (5\/7), AMANAH menggelar acara Goes To Campus untuk terus menginspirasi para generasi muda agar mereka senantiasa berkreasi dan berinovasi di era digital.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara itu juga menghadirkan dua tokoh muda inspiratif, yakni Fatin Shidqia dan content creator Awien Syuib sebagai narasumber.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe, Fatin mengaku sangat berterima kasih pada AMANAH yang telah menggelar acara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTerima kasih AMANAH sudah mengadakan AMANAH Goes To Campus, karena ini bisa menjadi wadah untuk mahasiswa\/i yang ingin meng-upgrade dan meng-improve diri serta mendapatkan relasi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya acara tersebut, para peserta juga mengaku bahwa mereka sangat senang dan bahkan kehadiran program inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) itu menjadikan diri mereka berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cAku tertarik masuk ke AMANAH di bidang social movement, karena ini bisa membuat diri aku lebih berkembang,&#8221; ungkap seorang peserta Rijal Arrasyid (20).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelumnya, kegiatan serupa juga berlangsung di Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dan juga telah terlaksana di Universitas Syiah Kuala (USK).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">AMANAH tidak henti-hentinya memberikan bimbingan kepada para generasi muda agar mereka terus berkreasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beragam kegiatan yang AMANAH lakukan demi menggugah semangat para generasi muda dalam meraih prestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakatnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah seorang aktor, Harris.Vriza mengaku sangat senang mengetahui bagaimana antusiasme tinggi para pemuda dalam mengikuti kegiatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTerima kasih kepada AMANAH Goes To Campus. Sebentar lagi ada Gedung AMANAH di Ladong, Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Harris menilai adanya Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat jelas mendatangkan banyak sekali manfaat secara positif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cItu bisa jadi tempat orang-orang berdiskusi, saling berkolaborasi, dan menutupi kekurangan diri mereka. Semoga semuanya bisa berkembang dan berjalan dengan lancar,\u201d paparnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH \u2014 Youth Creative Hub Aceh (AYCH) atau Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":22893,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-22887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22887"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22892,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22887\/revisions\/22892"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22893"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22887"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=22887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}