{"id":23235,"date":"2024-07-15T05:33:03","date_gmt":"2024-07-15T05:33:03","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=23235"},"modified":"2024-07-15T05:33:07","modified_gmt":"2024-07-15T05:33:07","slug":"amanah-optimal-kembangkan-produk-lokal-daerah-menembus-kancah-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/07\/15\/amanah-optimal-kembangkan-produk-lokal-daerah-menembus-kancah-dunia\/","title":{"rendered":"AMANAH Optimal Kembangkan Produk Lokal Daerah Menembus Kancah Dunia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ACEH \u2014 Youth Creative Hub Aceh (AYCH) atau Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) optimal mengembangkan produk lokal daerah untuk menembus kancah dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Produk lokal tersebut, yakni parfum nilam buatan para pelaku UMKM binaan AMANAH yang nyatanya berhasil memikat para pengunjung untuk membelinya dalam acara Bhayangkara Fest 2024.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program AMANAH tersebut tidak hanya mengangkat potensi ekonomi dari UMKM Aceh saja yang bergerak di produk Nilam, namun juga membuka peluang bagi generasi muda untuk lebih berkembang sebagai entrepreneur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ke depannya, dengan adanya dorongan tersebut, maka bukan tidak mungkin produk unggulan dari wilayah berjuluk Negeri Rencong itu semakin terkenal bukan hanya secara nasional bahkan internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah seorang entrepreneur muda binaan AMANAH, Nurun Nazary mengaku bahwa dirinya sangat bersyukur atas seluruh pelatihan dan bimbingan selama ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Kami sangat bersyukur bisa menghadirkan parfum hasil dari pelatihan dan bimbingan AMANAH mengenai Nilam. Di Bhayangkara Fest ini, kami berhasil menarik perhatian pengunjung dengan sampel parfum yang kami bagikan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Alvieonnie Niken Marahaini (19) selaku salah satu anggota Nilam AMANAH mengatakan bahwa berkat binaan yang optimal, maka produk mereka bisa bersaing di pasaran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keyakinan tersebut datang lantaran sudah seribu sampel pafrum yang mreka siapnya hampir habis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSejauh ini, dari 4 hari kami meriset sepertinya masyarakat sudah mau menerima Nilam sebagai inti dari parfum kami. Sepertinya mereka sudah bisa menerima Nilam jadi bahan parfum,\u201d ujar Niken.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengunjung Bhayangkara Fest 2024, Angga Pratama menilai bahwa parfum buatan UMKM binaan AMANAH memiliki daya tariknya tersendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baginya, parfum yang terbuat dari Nilam tersebut mampu mencerminkan keindahan dan keharuman khas Aceh.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, maka menjadikan seorang penari itu semakin terinspirasi berkat aroma dari parfum olahan UMKM binaan AMANAH.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Parfum ini benar-benar mencerminkan keindahan dan keharuman khas Aceh. Sebagai seorang penari, saya merasa cocok dan terinspirasi dengan aroma yang ditawarkan,&#8221; kata Angga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Minyak Nilam sendiri merupakan bahan pengikat terbaik untuk produk parfum, dan Aceh merupakan produsen minyak nilam terbaik di dunia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberadaan AMANAH menjadikan masyarakat semakin memanfaatkan minyak nilam dengan jauh lebih optimal.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH \u2014 Youth Creative Hub Aceh (AYCH) atau Gedung Pusat Aneuk Muda Aceh Unggul dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23238,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-23235","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23235","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23235"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23235\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23239,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23235\/revisions\/23239"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23235"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23235"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23235"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=23235"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}