{"id":2351,"date":"2022-02-20T06:01:28","date_gmt":"2022-02-20T06:01:28","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=2351"},"modified":"2022-02-20T06:01:32","modified_gmt":"2022-02-20T06:01:32","slug":"menkes-varian-baru-lebih-sulit-dideteksi-daripada-omicron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/02\/20\/menkes-varian-baru-lebih-sulit-dideteksi-daripada-omicron\/","title":{"rendered":"Menkes: Varian Baru Lebih Sulit Dideteksi daripada Omicron"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Mutasi varian Omicron atau yang kerap diketahui dengan nama Varian BA.2 memang lebih sulit dideteksi meskipun dengan swab PCR. Di beberapa negara bahkan angka mereka yang terpapar terus mengalami peningkatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut varian ini memang sudah beredar. Menurut Menkes Budi, kasus BA.2 yang dijuluki &#8216;Son of Omicron&#8217; terdeteksi 10 kasus di Indonesia per akhir Januari 2022. Namun, tidak dirincikan lebih lanjut terkait data ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya, varian BA.2 ini dilaporkan Menkes Budi tidak gampang terdeteksi menggunakan tes PCR S Gene Target Failure (SGTF) yang selama ini banyak dipakai untuk skrining Omicron.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa informasi menjelaskan, varian BA.2 susah terdeteksi dengan PCR SGTF karena tidak adanya delesi asam amino posisi 69-70 pada protein Spike. Padahal delesi itu yang diandalkan dalam pemeriksaan PCR SGTF.<\/p>\n\n\n\n<p>Bicara soal varian BA.2, Mantan Direktur Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama, mengatakan bahwa BA.2 sudah dilaporkan kasusnya di banyak negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Negara-negara seperti India, Filipina, Denmark, Inggris, dan Jerman yang terpantau sudah melaporkan kasus BA.2. Angka kasusnya pun terus meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Secara global, jumlah kasus BA.2 masih kecil, tapi kalau jumlahnya makin banyak, maka bukan tidak mungkin dapat memengaruhi kebijakan yang perlu diambil,&#8221; terang Tjandra, beberapa waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Studi di Jepang mengungkapkan beberapa karakter khas BA.2, mulai dari mudah menyebar, resisten terhadap pengobatan, kebal vaksin, hingga terindikasi adanya keparahan kasus ketika seseorang terinfeksi varian ini. (CA\/AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Mutasi varian Omicron atau yang kerap diketahui dengan nama Varian BA.2 memang lebih&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2352,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[81,83],"newstopic":[],"class_list":["post-2351","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-dan-investasi","tag-omicron","tag-pandemi"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2351"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2351\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2353,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2351\/revisions\/2353"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2351"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}