{"id":23721,"date":"2024-07-23T07:00:51","date_gmt":"2024-07-23T07:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=23721"},"modified":"2024-07-23T07:01:00","modified_gmt":"2024-07-23T07:01:00","slug":"dpr-ri-sebut-pertemuan-parlemen-negara-negara-pasifik-siap-digelar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/07\/23\/dpr-ri-sebut-pertemuan-parlemen-negara-negara-pasifik-siap-digelar\/","title":{"rendered":"DPR-RI Sebut Pertemuan Parlemen Negara-Negara Pasifik Siap Digelar"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengumumkan bahwa pertemuan kedua Indonesia &#8211; Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) dihadiri oleh perwakilan parlemen dari berbagai negara di kawasan Pasifik ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas regional dan mendorong pembangunan inklusif.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan bahwa Tahun 2024 merupakan kali kedua Sidang IPPP dilaksanakan sejak Sidang IPPP pertama di tahun 2018.<\/p>\n\n\n\n<p>Sidang kedua IPPP ini mengusung tema Partnership for Prosperity: Fostering Regional Connectivity and Inclusive Development.<\/p>\n\n\n\n<p>Wakil Ketua DPR-RI, Fadli Zon, menyatakan bahwa pertemuan IPPP ini akan membahas isu-isu yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals\/SDGs) untuk kehidupan Indonesia, negara-negara Asia Pasifik, bahkan dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, forum ini pertama kali kita lakukan ditahun 2018. Tapi karena Covid-19 terdapat penundaan, belum lagi DPR RI pada tahun 2022 menjadi tuan rumah IPU.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi baru sekarang bisa kita laksanakan pertemuan yang kedua ini dan kita berharap akan ada partisipasi yang cukup tinggi dan aktif dari Parlemen negara-negara pasifik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Fadli berharap forum IPPP ke-2 ini akan membuka dialog dan komunikasi sesama negara yang berada di kawasan pasifik. Indonesia yang kawasan kepulauannya bersentuhan dengan dua samudera punya posisi yang penting dalam geopolitik kawasan ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSebagian besar kita sudah mengenal mereka. Sehingga jika ada isu-isu yang terkait, misalnya tentang situasi di Papua dan lain-lain kita bisa menjelaskan dengan gamblang. Tentu saja (forum) ini penting bagi kepentingan nasional kita,\u201d tutur Fadli.<br>Sementara itu, Ketua DPR-RI, Puan Maharani, menyatakan, sebagai negara kepulauan, kita mempunyai tantangan dan kerentanan geografis yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Pandemi COVID-19 yang terjadi baru-baru ini dan dampak perubahan iklim yang cepat telah memperburuk tantangan-tantangan ini, berdampak pada pariwisata, perikanan, dan komponen penting dalam sistem perdagangan dan transportasi global.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBencana alam seperti angin topan, tsunami, dan letusan gunung berapi semakin menegaskan perlunya kita akan strategi yang tangguh dan kooperatif,\u2019 ungkap Puan dalam laman ksap.go.id.<\/p>\n\n\n\n<p>Puan sebut, diskusi fokus pada isu-isu utama seperti mendorong konektivitas dan pembangunan inklusif, mengelola laut kita secara berkelanjutan, dan memanfaatkan potensi maritim untuk pertumbuhan ekonomi. [-red].<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengumumkan bahwa pertemuan kedua Indonesia &#8211; Pacific&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23641,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-23721","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23721","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23721"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23721\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23723,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23721\/revisions\/23723"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23641"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23721"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23721"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23721"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=23721"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}