{"id":24625,"date":"2024-08-19T12:26:35","date_gmt":"2024-08-19T12:26:35","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=24625"},"modified":"2024-08-19T12:26:39","modified_gmt":"2024-08-19T12:26:39","slug":"tokoh-adat-papua-ajak-warga-menjaga-tanah-papua-tetap-damai-dari-ancaman-opm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/08\/19\/tokoh-adat-papua-ajak-warga-menjaga-tanah-papua-tetap-damai-dari-ancaman-opm\/","title":{"rendered":"Tokoh Adat Papua Ajak Warga Menjaga Tanah Papua Tetap Damai dari Ancaman OPM"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PAPUA \u2014 Organisasi Papua Merdeka (OPM) hingga saat ini masih terus melakukan aksi kejinya dengan menganiaya, meneror, hingga membunuh masyarakat sipil maupun aparat keamanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tokoh Adat Papua, Yanto Eluay berharap agar TNI-Polri dapat berkomitmen untuk melakukan perlawanan dan menindak tegas aksi-aksi yang berdampak pada rusaknya kedamaian di Tanah Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTNI dan Polri harus melakukan koordinasi dan komunikasi agar dapat mewujudkan Papua yang kondusif,\u201d ujar Yanto Eluay.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yanto Eluay juga telah mengimbau kepada masyarakat Papua untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan Papua yang terus bergejolak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya mengajak saudara-saudara di Papua untuk memberikan dukungan kepada TNI Polri dalam rangka menindak tegas siapapun pelaku yang melakukan tindakan kekerasan dan pengrusakan fasilitas umum,\u201d kata Yanto Eluay.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSegala upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini TNI-Polri dalam menegak hukum anggota OPM dapat menyelesaikan konflik di Tanah Papua sehingga kita bisa temukan solusi terwujudnya rasa damai dan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tokoh Adat Papua Ajak Warga Menjaga Tanah Papua Tetap Damai dari Ancaman OPM<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">PAPUA \u2014 Organisasi Papua Merdeka (OPM) hingga saat ini masih terus melakukan aksi kejinya dengan menganiaya, meneror, hingga membunuh masyarakat sipil maupun aparat keamanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tokoh Adat Papua, Yanto Eluay berharap agar TNI-Polri dapat berkomitmen untuk melakukan perlawanan dan menindak tegas aksi-aksi yang berdampak pada rusaknya kedamaian di Tanah Papua.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTNI dan Polri harus melakukan koordinasi dan komunikasi agar dapat mewujudkan Papua yang kondusif,\u201d ujar Yanto Eluay.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yanto Eluay juga telah mengimbau kepada masyarakat Papua untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan Papua yang terus bergejolak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya mengajak saudara-saudara di Papua untuk memberikan dukungan kepada TNI Polri dalam rangka menindak tegas siapapun pelaku yang melakukan tindakan kekerasan dan pengrusakan fasilitas umum,\u201d kata Yanto Eluay.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSegala upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam hal ini TNI-Polri dalam menegak hukum anggota OPM dapat menyelesaikan konflik di Tanah Papua sehingga kita bisa temukan solusi terwujudnya rasa damai dan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif,\u201d tutupnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAPUA \u2014 Organisasi Papua Merdeka (OPM) hingga saat ini masih terus melakukan aksi kejinya dengan menganiaya, meneror, hingga membunuh masyarakat sipil maupun aparat keamanan. Tokoh Adat Papua, Yanto Eluay berharap agar TNI-Polri dapat berkomitmen untuk melakukan perlawanan dan menindak tegas aksi-aksi yang berdampak pada rusaknya kedamaian di Tanah Papua. \u201cTNI dan Polri harus melakukan koordinasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":24617,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-24625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24628,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24625\/revisions\/24628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24617"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}