{"id":25082,"date":"2024-08-31T18:14:31","date_gmt":"2024-08-31T18:14:31","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=25082"},"modified":"2024-08-31T18:14:34","modified_gmt":"2024-08-31T18:14:34","slug":"jelang-isf-2024-pemerintah-perketat-prokes-cegah-penularan-mpox","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/08\/31\/jelang-isf-2024-pemerintah-perketat-prokes-cegah-penularan-mpox\/","title":{"rendered":"Jelang ISF 2024, Pemerintah Perketat Prokes Cegah Penularan Mpox"},"content":{"rendered":"\n<p>JAKARTA \u2014 Menjelang pelaksanaan International Sustainability Forum (ISF) 2024, pengetatan protokol kesehatan terus berlangsung untuk mewaspadai penularan Monkeypox (Mpox).<\/p>\n\n\n\n<p>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan dukungan penuh pada gelaran tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan menularnya cacar monyet (Mpox).<\/p>\n\n\n\n<p>Akan terdapat screening atau pemeriksaan kesehatan, termasuk juga kewajiban bagi seluruh peserta untuk mengisi data-data kesehatan sebelum mereka melakukan penerbangan ke Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Surveilans dan Kekarantinaan Kesehatan Kemenkes, dr. Achmad Farchanny Tri Adryanto menjelaskan alur screening tersebut mulai dari jalur kedatangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam paparannya, seluruh penumpang akan melewati thermal scanner (alat pendeteksi suhu tubuh) terlebih dahulu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJika terdeteksi suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celsius maka akan dilakukan pemeriksaan ulang. Pemeriksaan ulang ini menggunakan thermal gun,\u201d ujar Tri.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian apabila terdapat penumpang dengan suhu tinggi, maka akan petugas akan langsung mengarahkannya ke ruang pemeriksaan untuk pengambilan sampel usap.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika hasil pemeriksaan menunjukkan positif Mpox, maka penumpang tersebut segera mendapatkan rujukan ke sumah sakit.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami tetap mengimbau agar peserta dan penumpang dianjurkan cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer. Selain itu, menyiapkan hand sanitizer di meja dan ruang pertemuan,\u201d imbau Tri.<\/p>\n\n\n\n<p>Senada, Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan Kementerian PPN\/Bappenas, Bogat Widyatmoko menegaskan bahwa pemerintah sangat mewaspadai Mpox. Sehingga seluruh struktur penanganan kesehatannya sudah siap.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami sangat mewaspadai Mpox ini, jadi kita sudah siapkan struktur penanganan kesehatannya,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak tanggung-tanggung, bahkan pemerintah menerapkan protokol kesehatan berdasarkan dengan standar WHO.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Permasalahan ini bahkan sudah menjadi satu pokok bahasan di ratas kabinet,&#8221; ujar Bogat.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkat pengetatan protokol kesehatan selama pelaksanaan ISF 2024 dalam rangka mewaspadai penularan Mpox, diharapkan akan mendatangkan kesuksesan acara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan sangat optimistis bahwa International Sustainability Forum 2024 akan menjadi wadah inklusif untuk melibatkan semua pihak dalam keberlanjutan global.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Forum ini juga akan menjadi wadah inklusif untuk melibatkan semua lapisan masyarakat dalam isu keberlanjutan global,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Menjelang pelaksanaan International Sustainability Forum (ISF) 2024, pengetatan protokol kesehatan terus berlangsung untuk&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25079,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-25082","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25082"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25085,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25082\/revisions\/25085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25082"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}