{"id":25346,"date":"2024-09-03T07:04:44","date_gmt":"2024-09-03T07:04:44","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=25346"},"modified":"2024-09-03T07:04:46","modified_gmt":"2024-09-03T07:04:46","slug":"siap-selenggarakan-isf-2024-indonesia-tunjukkan-penggunaan-ebt-dan-infrastruktur-andal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/09\/03\/siap-selenggarakan-isf-2024-indonesia-tunjukkan-penggunaan-ebt-dan-infrastruktur-andal\/","title":{"rendered":"Siap Selenggarakan ISF 2024, Indonesia Tunjukkan Penggunaan EBT dan Infrastruktur Andal"},"content":{"rendered":"\n<p>JAKARTA \u2014 Kesiapan Indonesia dalam menghadapi International Sustainability Forum (ISF) 2024 sangat maksimal, bahkan menggunakan energi baru dan terbarukan (EBT) serta infrastruktur yang andal.<\/p>\n\n\n\n<p>Direktur Utama PLN, Darmawan Pasodjo mengatakan bahwa pihaknya memastikan adanya sistem kelistrikan dalam kondisi yang andal untuk mendukung kesuksesan setiap agenda besar kenegaraan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPLN berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam mendukung suksesnya acara berskala internasional seperti ISF 2024 ini,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, seluruh tiap sudah siap siaga dalam memantau bagaimana kondisi sistem kelistrikan secara real time.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSeluruh tim sudah siap siaga, dan kami akan terus memantau kondisi sistem kelistrikan secara real time selama acara berlangsung,\u201d ujar Darmawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Senada, General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan skema pengamanan suplai secara berlapis untuk menjaga keandalan pasokan.<\/p>\n\n\n\n<p>PLN juga telah membentuk 4 posko siaga dan menerjunkan hingga total 496 personel dengan 5 unit mobil deteksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, PLN menyediakan 33 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total daya 10.970 kilo volt ampere (kVA), 7 Unit Kabel Bergerak (UKB), 10 Unit Gardu Bergerak (UGB) dengan total daya 7.980 kVA, serta 22 unit genset dengan total daya 26.685 kVA.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua hal tersebut menunjukkan bagaimana komitmen konkret PN dalam memastikan pasokan listrik yang andal.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Menunjukkan komitmen konkret PLN dalam memastikan pasokan listrik yang andal. Dengan daya mampu 8.919 Megawatt (MW) dan beban puncak 5.882 MW, PLN memiliki cadangan daya 3.037 MW atau 34,05% selama masa siaga,\u201d ungkap Lasiran.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin menyampaikan bahwa kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta menjadi lokasi jamuan makan malam bagi kepala negara dan tamu kehormatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada acara gala dinner, para tamu juga bisa menikmati hiburan berupa video mapping di Monas serta atraksi pencahayaan yang menampilkan gambar animasi atau video di dinding Monas bagian Plaza Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMonas dipilih menjadi tempat jamuan makan malam karena monumen ini merefleksikan nilai-nilai luhur sejarah kebangkitan Indonesia, yang sejalan dengan semangat kolaborasi yang ingin diusung ISF,\u201d kata Rachmat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDi tengah tantangan global saat ini, semangat kolaborasi menjadi sangat penting untuk mewujudkan aksi dan inovasi yang diharapkan muncul di ISF 2024,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Kesiapan Indonesia dalam menghadapi International Sustainability Forum (ISF) 2024 sangat maksimal, bahkan menggunakan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25336,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-25346","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25346","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25346"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25346\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25349,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25346\/revisions\/25349"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25346"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25346"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25346"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25346"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}