{"id":25476,"date":"2024-09-05T02:37:16","date_gmt":"2024-09-05T02:37:16","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=25476"},"modified":"2024-09-05T02:37:18","modified_gmt":"2024-09-05T02:37:18","slug":"buka-isf-2024-presiden-jokowi-indonesia-siap-bermitra-untuk-maksimalkan-ekonomi-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/09\/05\/buka-isf-2024-presiden-jokowi-indonesia-siap-bermitra-untuk-maksimalkan-ekonomi-hijau\/","title":{"rendered":"Buka ISF 2024, Presiden Jokowi : Indonesia Siap Bermitra Untuk Maksimalkan Ekonomi Hijau"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Presiden Jokowi secara resmi membuka Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis (5\/9).<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pembukaan forum tersebut, Presiden Joko Widodo mengajak seluruh negara untuk bekerja sama dalam menangani isu-isu lingkungan yang semakin mendesak.<\/p>\n\n\n\n<p>Mulanya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya kolaborasi global untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Perubahan iklim tidak akan terselesaikan jika dunia masih menggunakan pendekatan ekonomi yang hanya menghitung keuntungan dan mementingkan ego masing-masing negara.\u201d Terang Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden Jokowi juga menyampaikan pentingnya kerja sama tanpa mengorbankan kepentingan rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPenyelesaian masalah ini membutuhkan pendekatan kolaboratif dan berperikemanusiaan, antara negara maju dan berkembang, tanpa mengorbankan kepentingan rakyat.\u201d Terang Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi antara negara maju dan negara berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKemajuan dalam penanganan perubahan iklim sulit dicapai jika negara maju tidak berinvestasi, riset dan teknologi tidak terbuka, dan pendanaan tidak disediakan dalam skema yang meringankan negara berkembang.\u201d tambah Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Negara melanjutkan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menciptakan dekarbonisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIndonesia berkomitmen untuk mencapai net-zero emission dan berkontribusi bagi dunia, dengan potensi energi terbarukan yang melimpah, seperti PLTS apung di Waduk Cirata dan hutan mangrove terbesar di dunia.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya mengungkapkan bahwa Indonesia akan siap untuk berkolaborasi untuk memaksimalkan potensi energi hijau.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIndonesia terbuka untuk bermitra dengan siapapun untuk memaksimalkan potensi energi hijau, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.\u201d Imbuh Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan ISF merupakan forum yang sangat relevan terhadap isu-isu keberlanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cForum ini sangat relevan dengan kondisi global saat ini terkait isu keberlanjutan.\u201d terang Luhut.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menjelaskan bahwa ISF akan membahas beragam isu seputar keberlanjutan guna membahas tantangan perubahan iklim.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cISF 2024 bukan hanya membahas tantangan krisis iklim, tetapi juga menjadi platform untuk inovasi, kolaborasi, dan harapan.\u201d Ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Menko Marves, Indonesia juga Indonesia berkomitmen dalam pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembukaan ISF 2024 berlangsung meriah yang turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dan para pemangku kepentingan baik nasional maupun internasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Presiden Jokowi secara resmi membuka Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2024 di Jakarta Convention&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25390,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-25476","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25476","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25476"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25476\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25477,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25476\/revisions\/25477"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25390"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25476"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25476"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25476"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=25476"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}