{"id":26196,"date":"2024-09-20T06:59:47","date_gmt":"2024-09-20T06:59:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=26196"},"modified":"2024-09-20T06:59:47","modified_gmt":"2024-09-20T06:59:47","slug":"tokoh-nu-muhammadiyah-ajak-masyarakat-sukseskan-transisi-pemerintahan-dan-dukung-program-presiden-terpilih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/09\/20\/tokoh-nu-muhammadiyah-ajak-masyarakat-sukseskan-transisi-pemerintahan-dan-dukung-program-presiden-terpilih\/","title":{"rendered":"Tokoh NU \u2013 Muhammadiyah Ajak Masyarakat Sukseskan Transisi Pemerintahan dan Dukung Program Presiden Terpilih"},"content":{"rendered":"\n<p>JAKARTA \u2014 Transisi pemerintahan dari era Presiden Jokowi ke pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan momen krusial dalam memastikan kesinambungan program pembangunan nasional selama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih, sejumlah capaian yang telah diraih di era Presiden Jokowi memang layak diteruskan oleh pemerintahan selanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Terkait hal itu, Sekjen PP Muhammadiyah Prof. Abdul Mu\u2019ti mengapresiasi kerja sama yang telah terbangun antara Pemerintah dan Muhammadiyah selama ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami menyampaikan apresiasi atas kinerja yang telah beliau kerjakan selama 10 tahun memimpin Indonesia dan kerja sama yang terbangun antara Presiden Jokowi dengan Muhammadiyah di berbagai bidang.\u201d ungkap Prof Abdul Mu\u2019ti dalam sebuah wawancara di Televisi Kamis (19\/9)<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menilai terdapat 4 hal yang sangat menonjol seperti infrastruktur, perekonomian, iklim demokrasi hingga peranan Indonesia di kancah dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIndonesia memiliki peran penting dengan Presidensi G20, kemudian kepemimpinan ASEAN dan berbagai inisiatif Indonesia di tingkat internasional termasuk terlibat dalam penyelesaian konflik Israel-Gaza dan berbagai capaian lain.\u201d terang Prof Abdul Mu\u2019ti<\/p>\n\n\n\n<p>Kepada masyarakat, dirinya berperan agar seluruh pihak mampu menerima hasil Pemilu 2024 sebagai konsekuensi demokrasi di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTerpilihnya Prabowo dan Gibran tidak hanya kemenangan bagi mereka, namun sebagai kemenangan bangsa Indonesia. Karena Pemilu yang damai, tertib itu menjadi bagian dari kedewasaan kita dalam berdemokrasi\u201d tuturnya<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, masyarakat harus memberikan kesempatan dan kepercayaan pada pemerintahan baru untuk memimpin.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMari kita memberikan kesempatan pada pemerintahan yang baru untuk memimpin penyelenggaraan negara. Itu menurut saya konsekuensi dari demokrasi, dan terpilihnya Prabowo-Gibran kita beri kesempatan untuk bekerja\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat yang sama, Tokoh Nahdlatul ulama sekaligus Wakil Ketua Umum MUI, KH. Marsudi Syuhud berharap supaya terus terjadi keberlanjutan seluruh program dari kepemimpinan Presiden Jokowi hingga ke pemerintahan mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami berharap, terus nanti sampai ke Presiden dan Wapres yang baru, apa yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi ini diteruskan. Jangan sampai ada yang terputus,\u201d harapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena kalau terputus nanti ada sesuatu yang nganggur kemudian berhenti dan kurang manfaatnya,\u201d tambah Kyai Marsudi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dirinya sangat meyakini bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran akan bisa meneruskan berbagai program Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya yakin pemerintah mendatang akan bisa meneruskan berbagai langkah presiden terdahulu, dan diteruskan lagi sesuai rencana-rencana besar,\u201d pungkas Waketum MUI tersebut.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Transisi pemerintahan dari era Presiden Jokowi ke pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan momen krusial dalam&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26187,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-26196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26196"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26204,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26196\/revisions\/26204"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26196"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=26196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}