{"id":26754,"date":"2024-10-01T15:14:57","date_gmt":"2024-10-01T15:14:57","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=26754"},"modified":"2024-10-01T15:14:57","modified_gmt":"2024-10-01T15:14:57","slug":"keberhasilan-presiden-jokowi-di-berbagai-forum-internasional-memimpin-dengan-visioner-dan-diplomatis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/10\/01\/keberhasilan-presiden-jokowi-di-berbagai-forum-internasional-memimpin-dengan-visioner-dan-diplomatis\/","title":{"rendered":"Keberhasilan Presiden Jokowi di Berbagai Forum Internasional, Memimpin dengan Visioner dan Diplomatis"},"content":{"rendered":"\n<p>JAKARTA \u2014 Presiden Joko Widodo telah menunjukkan kepemimpinan visioner dan diplomatis di berbagai forum internasional, menjadikan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan di kancah global.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberhasilan tersebut terlihat dari peran aktif Indonesia dalam memimpin sejumlah acara penting, seperti KTT G20, ASEAN, hingga World Water Forum.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa perhatian dunia terhadap Indonesia meningkat selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, keberhasilan Indonesia dalam menyelenggarakan berbagai forum internasional menunjukkan kapasitas negara ini sebagai pemimpin global.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Selama 10 tahun kepemimpinan Pak Presiden Joko Widodo, banyak sekali forum-forum dunia yang dihadirkan. Hal ini menjadikan Indonesia sorotan dunia internasional,&#8221; ujar Budi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan bahwa kesuksesan acara seperti G20 dan ASEAN di bawah kepemimpinan pria kelahiran tahun 1961 tersebut telah memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan pandangan serupa, menyebut Presiden Jokowi selalu menekankan pentingnya langkah konkret dalam berbagai forum internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Luhut, Kepala Negara merasa lelah dengan pembicaraan yang hanya berfokus pada wacana tanpa hasil nyata.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPak Presiden sering mengatakan kepada saya, &#8216;Saya ingin hal-hal konkret, bukan hanya wacana besar,&#8217;\u201d ungkap Luhut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, Luhut menyebut beberapa proyek nyata seperti kerja sama pemurnian minyak dengan Kenya dan penanganan sampah laut, yang merupakan bukti nyata komitmen Indonesia terhadap masalah global.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, pakar politik internasional dari UGM, Dr. Riza Noer Arfani, menilai kunjungan Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia sangatlah strategis dalam konteks Presidensi G20.<\/p>\n\n\n\n<p>Riza menekankan bahwa kunjungan tersebut menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjaga stabilitas global.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kunjungan Presiden Jokowi memiliki makna strategis, karena Indonesia ingin mendorong perdamaian dunia dan mengembalikan stabilitas ekonomi yang terganggu oleh konflik,&#8221; ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberhasilan Presiden Jokowi dalam memimpin berbagai forum internasional membuktikan bahwa Indonesia memiliki peran signifikan dalam menjaga stabilitas global, baik melalui diplomasi maupun aksi konkret yang mendukung perdamaian dan kesejahteraan dunia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2014 Presiden Joko Widodo telah menunjukkan kepemimpinan visioner dan diplomatis di berbagai forum internasional,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26719,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-26754","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26754","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26754"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26754\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26765,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26754\/revisions\/26765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26719"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26754"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26754"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26754"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=26754"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}