{"id":27041,"date":"2024-10-08T05:24:54","date_gmt":"2024-10-08T05:24:54","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=27041"},"modified":"2024-10-08T05:24:55","modified_gmt":"2024-10-08T05:24:55","slug":"presiden-jokowi-bangkitkan-ekonomi-kreatif-aceh-melalui-amanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/10\/08\/presiden-jokowi-bangkitkan-ekonomi-kreatif-aceh-melalui-amanah\/","title":{"rendered":"Presiden Jokowi Bangkitkan Ekonomi Kreatif Aceh Melalui AMANAH"},"content":{"rendered":"\n<p>Aceh &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan inovasi bagi generasi muda di Indonesia. Salah satu wujud nyata dukungan ini adalah pendirian Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) yang akan diresmikan dalam waktu dekat.<\/p>\n\n\n\n<p>Gedung AMANAH dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas modern yang dirancang untuk mendukung kreativitas, seperti pelatihan di bidang konten digital, musik, produksi audio, hingga teknologi robotic. Fasilitas ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan generasi muda Aceh di bidang teknologi, seni, kewirausahaan, dan ekonomi kreatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu fasilitas unggulan di gedung ini adalah Rumah Kemasan, yang berfungsi sebagai pusat pengembangan desain kemasan untuk produk lokal, seperti parfum dan kerajinan, agar dapat bersaing di pasar internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Badan Pengembangan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Syaifullah, menyatakan bahwa fasilitas-fasilitas di Gedung AMANAH akan menjadi wadah yang ideal bagi pengembangan inovasi di Aceh.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKeberadaan Gedung AMANAH akan membantu meningkatkan kemampuan generasi muda Aceh dalam berbagai bidang, termasuk riset, teknologi, kewirausahaan, dan industri kreatif,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Syaifullah menambahkan bahwa gedung ini juga mendukung pengembangan industri lokal Aceh melalui berbagai program pelatihan yang melibatkan produk unggulan daerah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDengan dukungan dari berbagai pihak, Gedung AMANAH diharapkan dapat menjadi pusat inovasi yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif di Aceh,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat yang berbeda, AMANAH Aceh dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Takengon, bersama Dinas Koperasi serta UKM Aceh Tengah, menyelenggarakan seminar UMKM di kampus IAIN Takengon. Seminar ini bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKegiatan ini untuk menumbuhkan mindset untuk terus berinovasi yang memanfaatkan potensi lokal. Serta memberikan pemahaman dan terus meng-upgrade diri bagi para pelaku wirausaha,\u201d ujar Ketua DEMA IAIN Takengon, Alwin Rezeki.<\/p>\n\n\n\n<p>Alwin juga menjelaskan bahwa Aceh Tengah memiliki potensi besar di sektor pariwisata, yang dapat menjadi peluang bagi pelaku UMKM.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengingat daerah ini memiliki potensi besar di bidang pariwisata, tentu peluang bagi pelaku wirausaha akan semakin besar,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia berharap seminar ini mampu melahirkan banyak wirausahawan muda baru di Aceh.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami berharap banyak memunculkan wirausahawan baru yang mampu memberikan inovasi dan menciptakan lapangan kerja,\u201d tutup Alwin<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan inovasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27044,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-27041","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27041","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27041"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27041\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27045,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27041\/revisions\/27045"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27041"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=27041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}