{"id":27547,"date":"2024-10-16T07:00:33","date_gmt":"2024-10-16T07:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=27547"},"modified":"2024-10-16T07:00:41","modified_gmt":"2024-10-16T07:00:41","slug":"konsultan-properti-program-1-juta-apartemen-prabowo-gibran-bantu-anak-muda-dapat-hunian-layak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2024\/10\/16\/konsultan-properti-program-1-juta-apartemen-prabowo-gibran-bantu-anak-muda-dapat-hunian-layak\/","title":{"rendered":"Konsultan Properti: Program 1 Juta Apartemen Prabowo-Gibran Bantu Anak Muda Dapat Hunian Layak"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Konsultan property, Direktur Strategic Cushman &amp; Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo mengungkapkan program pembangunan 1 juta apartemen per tahun di perkotaan dari Presiden dan Wapres Terpilih Prabowo-Gibran dapat membantu generasi milenial dan gen Z memiliki hunian terjangkau di perkotaan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProgram pembangunan 1 juta apartemen per tahun di perkotaan dari presiden terpilih Prabowo Subianto-wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dapat membantu generasi milenial dan gen Z memiliki hunian terjangkau di perkotaan,\u201d kata Arief.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Arief, dengan asumsi proyek apartemen ini dapat dikembangkan di lahan-lahan milik BUMN dan dengan skema kerjasama tertentu bisa menekan biaya lahan lebih murah yg ujungnya akan membuat harga jual\/sewa unit apartemen lebih murah.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, program 1 juta apartemen Prabowo juga bertujuan meningkatkan akses transportasi umum dengan membangun apartemen dekat jaringan transportasi publik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProgram 1 juta apartemen Prabowo juga bertujuan meningkatkan akses transportasi umum dengan membangun apartemen dekat jaringan transportasi publik,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Program ini juga meningkatkan kenyamanan hidup bagi pekerja usia produktif yang didominasi oleh generasi milenial dan gen Z,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan bahwa pihaknya mendukung rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk melanjutkan program hilirisasi industri dan sumber daya alam.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMelalui program hilirisasi, kekayaan sumber daya alam Indonesia yang berlimpah harus diurus dan diolah sebaik-baiknya di Indonesia,\u201d imbuh Bambang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cStrategi hilirisasi industri yang dilakukan Presiden Joko Widodo juga telah terbukti memberikan hasil sangat positif. Salah satu buktinya, terjadi peningkatan nilai investasi di sektor industri pengolahan non migas yang sangat pesat dalam satu dekade terakhir,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, Ketua Pos Gibran, Benny Hutapea menambahkan bahwa Pos Gibran merupakan inisiatif untuk membangun daya dukung daerah dengan memanfaatkan potensi Generasi Milenial dan Gen Z melalui modernisasi dan inovasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProgram ini bertujuan menciptakan generasi muda yang profesional, mampu mendukung program hilirisasi nasional, serta mengintegrasikan dengan program pembangunan daerah untuk menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),\u201d kata Benny.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProgram ini juga mencakup beberapa inisiatif utama. Pertama Badan Usaha Milik Milenial (BUMM). Sebagai ruang eksplorasi bisnis bagi generasi milenial dan gen z, BUMM memberikan media untuk mengoptimalkan potensi daerah melalui modernisasi dan inovasi bisnis yang disinkronisasikan dengan RPJMN dan RPJMD. Kedua, tenaga ahli milenial (millenial expert),\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan diterapkannya berbagai program unggulan Prabowo-Gibran diharapkan dapat meningkatkan rasio perekenomian dan kesejahteraan masyarakat karena negara membutuhkan terobosan konkret dalam upaya pembangunan nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Konsultan property, Direktur Strategic Cushman &amp; Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo mengungkapkan program pembangunan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27550,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-27547","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27547","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27547"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27551,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27547\/revisions\/27551"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27547"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=27547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}