{"id":28975,"date":"2025-02-20T16:40:29","date_gmt":"2025-02-20T16:40:29","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=28975"},"modified":"2025-02-20T16:40:29","modified_gmt":"2025-02-20T16:40:29","slug":"program-mbg-dorong-pertumbuhan-ekonomi-8-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/02\/20\/program-mbg-dorong-pertumbuhan-ekonomi-8-persen\/","title":{"rendered":"Program MBG Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Founder organisasi Kami UMKM, Muhammad Arbani, menyatakan optimisme tingginya terhadap potensi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan 8% ekonomi nasional.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPertumbuhan Ekonomi 8 persen bukan mustahil tercapai lewat program MBG, tetapi mentoring secara berkala perlu dilakukan oleh segenap organisasi UMKM,\u201d ujar Arbani.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Arbani menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program MBG agar dapat menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang dilibatkan secara masif oleh pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cProgram MBG harus dilindungi karena dapat memberikan angin segar untuk UMKM yang benar-benar kredibel dilibatkan secara masif oleh pemerintah,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya sektor pangan, variabel pendukung lainnya seperti pengemasan, transportasi, sektor pekerja informal, hingga pembangunan dapur komunitas juga diperkirakan akan terpengaruh oleh keberadaan program ini. Arbani optimistis bahwa efek domino dari MBG akan memberdayakan berbagai kelompok ekonomi, termasuk UMKM.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDimana secara otomatis hal ini akan memberdayakan begitu banyak kelompok ekonomi termasuk UMKM sehingga sudah dipastikan ekonomi kita akan bertumbuh,\u201d tegas Arbani.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, Arbani yakin pemerintah telah menyusun strategi yang matang untuk memastikan keterlibatan UMKM dalam program ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPastinya pemerintah sudah punya resep terbaik. Mulai dari sosialisasi yang dilaksanakan hingga kebijakan-kebijakan yang dibuat agar para UMKM dapat bergabung di MBG. Secara data, permasalahan yang ada dan potensi permasalahan dapat dimitigasi oleh pemerintah dengan cepat,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Arbani berharap indikator pertumbuhan ekonomi pedesaan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan program MBG.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDari segi pertumbuhan ekonomi, mungkin kita harus bersabar melihat angka-angka pertumbuhan bergerak perlahan. Hal termudah adalah dengan melihat indikator pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Makanya saat ini, Kami UMKM gencar melakukan sosialisasi kepada UMKM di pedesaan yang menjadi bagian dari MBG ini,\u201d lanjutnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan dukungan dari berbagai pihak dan strategi pemerintah yang terarah, program MBG diyakini mampu menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 8 persen sebagaimana diharapkan pemerintah dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bentuk dukungan, organisasi Kami UMKM berkomitmen untuk terus memperkuat solidaritas internal demi mendukung program pemerintah ini. \u201cIntinya organisasi ini solid mendukung pemerintah untuk program MBG, UMKM yang tidak terkait pangan pun juga akan terasa dampaknya.\u201d pungkas Arbani.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Founder organisasi Kami UMKM, Muhammad Arbani, menyatakan optimisme tingginya terhadap potensi Program Makan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-28975","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28975","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28975"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28975\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28989,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28975\/revisions\/28989"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28975"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28975"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28975"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=28975"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}