{"id":29170,"date":"2025-02-27T06:33:27","date_gmt":"2025-02-27T06:33:27","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=29170"},"modified":"2025-02-27T06:33:28","modified_gmt":"2025-02-27T06:33:28","slug":"peresmian-bank-emas-mendorong-pemerataan-dan-pertumbuhan-ekonomi-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/02\/27\/peresmian-bank-emas-mendorong-pemerataan-dan-pertumbuhan-ekonomi-nasional\/","title":{"rendered":"Peresmian Bank Emas Mendorong Pemerataan dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional"},"content":{"rendered":"\n<p>Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan bank emas pada Rabu (26\/2). Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan komoditas emas dalam negeri dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.<\/p>\n\n\n\n<p>Presiden Prabowo menegaskan bahwa bank emas ini merupakan yang pertama di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSelama ini, emas hasil tambang kita lebih banyak diekspor tanpa adanya penyimpanan khusus di dalam negeri. Dengan adanya bank emas, kita bisa mengelola sumber daya ini secara lebih optimal dan memberikan manfaat lebih luas bagi perekonomian nasional,\u201d ujar Prabowo.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan izin kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pada 12 Februari 2025 untuk menjalankan kegiatan usaha bulion.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, PT Pegadaian (Persero) juga telah memperoleh izin usaha serupa pada 23 Desember 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>OJK mendukung penuh langkah ini dengan menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 yang mengatur kegiatan usaha bulion, termasuk simpanan emas, pembiayaan berbasis emas, perdagangan emas, serta kustodian emas.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede, menilai bahwa pembentukan bullion bank memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBullion bank dapat menjadi pilar penting dalam transformasi ekonomi Indonesia, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mengoptimalkan potensi emas dalam negeri,\u201d kata Josua saat diwawancarai di Jakarta, Selasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menambahkan bahwa Indonesia merupakan salah satu dari 10 produsen emas terbesar di dunia dengan kontribusi 4,15 persen terhadap produksi emas global.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, terdapat sekitar 1.800 ton emas yang belum dimonetisasi di masyarakat dan cadangan emas sekitar 7,6 ton.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBank emas akan meningkatkan likuiditas dan investasi, memberikan alternatif investasi yang stabil, serta mengurangi ketergantungan terhadap impor emas,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari perspektif regulasi, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, Agusman, menegaskan bahwa usaha bulion ini memiliki multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSelama ini, sektor emas lebih banyak berputar dalam bentuk gadai, jual beli, atau penitipan emas, tetapi dengan adanya bank emas, emas dapat diintermediasikan untuk mendukung sektor riil,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Agusman juga menekankan bahwa OJK akan mengawasi dengan ketat industri keuangan yang menjalankan usaha bulion.<br>**<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan bank emas pada Rabu (26\/2). Langkah ini diambil sebagai bagian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-29170","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29170"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29183,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29170\/revisions\/29183"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29170"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=29170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}