{"id":29189,"date":"2025-02-28T03:32:37","date_gmt":"2025-02-28T03:32:37","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=29189"},"modified":"2025-02-28T03:32:37","modified_gmt":"2025-02-28T03:32:37","slug":"mengapresiasi-langkah-konkret-presiden-prabowo-berantas-korupsi-di-pertamina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/02\/28\/mengapresiasi-langkah-konkret-presiden-prabowo-berantas-korupsi-di-pertamina\/","title":{"rendered":"Mengapresiasi Langkah Konkret Presiden Prabowo Berantas Korupsi di Pertamina"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Penangkapan sejumlah pejabat terkait kasus korupsi menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik korupsi di berbagai sektor. Sejumlah kasus yang terungkap, menunjukkan ketegasan pemerintah dalam menindak pihak-pihak yang merugikan keuangan negara.<\/p>\n\n\n\n<p>Pengamat Politik Iwan Setiawan menilai langkah tegas yang diambil aparat penegak hukum mencerminkan keseriusan pemerintahan Prabowo dalam membersihkan negeri dari praktik korupsi. Salah satunya adalah dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang menyeret PT Asset Pacific sebagai tersangka utama.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBerbagai kasus besar yang merugikan negara mulai terungkap, seperti kasus korupsi di Pertamina dan pajak kembali menegaskan bahwa komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi sangat serius. Selain itu, kasus impor gula serta gratifikasi pejabat pajak juga menjadi sorotan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden yang meminta jajarannya untuk memastikan tidak ada kebocoran anggaran serta mencegah kebijakan yang merugikan keuangan negara.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPrabowo bisa dikatakan turun langsung untuk membuktikan komitmennya memberantas korupsi. Harusnya ini jadi peringatan keras bagi seluruh pejabat dan stakeholder agar tidak main-main dengan uang rakyat,\u201d tegas Iwan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro menegaskan bahwa komitmen pemberantasan korupsi oleh Presiden Prabowo bukan sekadar wacana. Langkah Kejaksaan Agung menangkap empat petinggi anak perusahaan Pertamina menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum terus berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSatu per satu para pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi diamankan oleh aparat penegak hukum. Yang terbaru adalah kasus di Pertamina yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Agung juga berharap agar penegakan hukum dilakukan secara optimal dan para koruptor dihukum seberat-beratnya guna memberikan efek jera. Masyarakat pun diimbau untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam membersihkan Indonesia dari praktik korupsi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPemberantasan korupsi di era kepemimpinan Prabowo, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dalam 100 hari pertama pemerintahannya, berhasil mengamankan dana negara sebesar Rp 300 triliun dari inefisiensi dan korupsi. Dana ini kemudian dialokasikan untuk proyek strategis nasional yang mencakup hilirisasi industri, agrikultur, dan energi terbarukan.{}<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Penangkapan sejumlah pejabat terkait kasus korupsi menjadi bukti nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-29189","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29189","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29205,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29189\/revisions\/29205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29189"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=29189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}