{"id":294,"date":"2021-12-11T09:06:55","date_gmt":"2021-12-11T09:06:55","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=294"},"modified":"2021-12-11T11:17:53","modified_gmt":"2021-12-11T11:17:53","slug":"dpr-ghassem-gilchalan-wna-diduga-intel-keluar-masuk-ri-bin-harus-usut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2021\/12\/11\/dpr-ghassem-gilchalan-wna-diduga-intel-keluar-masuk-ri-bin-harus-usut\/","title":{"rendered":"DPR: Ghassem Gilchalan, WNA Diduga Intel Keluar-Masuk RI, BIN Harus Usut!"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Anggota Komisi I DPR fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan Badan Intelijen Negara (BIN) harus turun tangan menyelidiki warga negara asing (WNA) diduga intelijen keluar masuk RI beberapa waktu lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Pernyataan Bobby menanggapi hilir mudik warga negara asing atas nama Ghassem Saberi Gilchalan yang sebelumnya tertangkap di bandara Internasional Soekarno-Hatta saat tiba dari Doha, Qatar pada Mei lalu. Dari Ghassem, petugas mendapati sejumlah paspor dengan identitas berbeda si pemilik.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa paspor itu menimbulkan kecurigaan bahwa Ghassem merupakan intelijen yang tengah beroperasi di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Patut dicurigai, kerja baik aparat yang bisa mendeteksi dan menganalisis sampai ditemukan WN tersebut,&#8221; kata Bobby saat dikonfirmasi jurnalredaksi.com, Jumat (10\/12).<\/p>\n\n\n\n<p>Meski Ghassem saat ini telah dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri Tangerang, Bobby meminta BIN agar menyelidiki lebih jauh dugaan yang bersangkutan merupakan intelijen.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihaknya menduga aksi Ghassem merupakan jaringan terorganisir. Menurutnya, penyelidikan perlu dilakukan agar aksi serupa tidak kembali terjadi dan dugaan aksi kontra intelijen bisa dihindari.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;BIN sebagai koordinator intelijen negara perlu menindaklanjuti, agar bisa mengurai jaringan-jaringan lainnya, dan ke depan meningkatkan kepekaan terhadap aksi kontra intelijen dengan lebih rapat lagi,&#8221; ucap dia.<\/p>\n\n\n\n<p>Usai didakwa atas kepemilikan dokumen palsu di PN Tangerang, Ghassem telah dijatuhi vonis dua tahun dan denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan. Keputusan itu telah inkrah setelah hakim juga menolak banding yang dilayangkan Ghassem.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari tangannya, petugas menemukan tiga paspor dengan asal negara berbeda. Dua paspor menunjukkan Ghassem berkewarganegaraan Bulgaria, satu paspor menunjukkan kewarganegaraan Iran.<\/p>\n\n\n\n<p>Belakangan, dua paspor Bulgaria milik Ghassem palsu. Hal itu diakui Gahassem saat menjalani interogasi dengan tim SatReskrim Polres Kota Bandara Soekarno Hatta beberapa hari setelah ia diamankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam sidang, hakim menyebut Ghassem sudah bolak balik ke Indonesia sebanyak 10 kali menggunakan paspor palsu.<\/p>\n\n\n\n<p>(PR)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Anggota Komisi I DPR fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan Badan Intelijen Negara&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":296,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-294","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-dan-investasi"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=294"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":297,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/294\/revisions\/297"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/296"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=294"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=294"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=294"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=294"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}