{"id":29534,"date":"2025-03-11T14:15:52","date_gmt":"2025-03-11T14:15:52","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=29534"},"modified":"2025-03-11T14:15:53","modified_gmt":"2025-03-11T14:15:53","slug":"dukung-kreativitas-anak-bangsa-pemerintahan-presiden-prabowo-perluas-akses-ekonomi-kreatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/03\/11\/dukung-kreativitas-anak-bangsa-pemerintahan-presiden-prabowo-perluas-akses-ekonomi-kreatif\/","title":{"rendered":"Dukung Kreativitas Anak Bangsa, Pemerintahan Presiden Prabowo Perluas Akses Ekonomi Kreatif"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta &#8211; Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus berkomitmen memperluas akses ekonomi kreatif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan agenda strategis untuk meningkatkan kapasitas usaha kecil, menengah, dan koperasi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ada banyak isu yang harus ditangani cepat, salah satunya penyediaan data tunggal agar bantuan tepat sasaran. Pemerintah juga mendorong sinergi antara usaha besar dan UMKM,&#8221; ujar Muhaimin.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mendukung sektor ekonomi kreatif, pemerintah akan memperluas akses pendanaan bagi UMKM, koperasi, dan pekerja migran melalui skema pinjaman berbunga rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kami menginisiasi model simpan pinjam dengan bunga rendah yang akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait, khususnya Kementerian Keuangan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian dari peringatan 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran, pemerintah menguatkan komitmen untuk mendorong kolaborasi antara pendidikan dan industri dalam mendukung ekonomi kreatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu langkah konkret adalah penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (NKB) antara Universitas Indonesia (UI) dan Kementerian Ekonomi Kreatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Rektor UI, Heri Hermansyah, menyambut baik kerja sama tersebut. &#8220;Melalui program studi vokasi yang kami miliki, UI siap mendukung pengembangan sumber daya manusia kreatif dan inovatif,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa kerja sama dengan akademisi menjadi langkah penting dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Presiden Prabowo menargetkan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Sinergi dengan institusi pendidikan seperti UI akan membawa dampak nyata bagi masyarakat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemerintah juga telah mencanangkan inisiatif &#8220;Kota Kreatif&#8221; berbasis potensi lokal guna menciptakan ekosistem kreatif yang inklusif.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada November 2024, Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri meluncurkan program untuk membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pemerintah terus membangun ruang kreatif di berbagai daerah sebagai pusat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas kreatif,&#8221; pungkas Teuku Riefky.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif, baik di dalam maupun luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting untuk memastikan produk-produk kreatif Indonesia mampu bersaing di pasar global. Program pelatihan dan pendampingan bagi wirausahawan muda pun semakin diperkuat agar mereka mampu menghadapi tantangan industri kreatif yang terus berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Diharapkan ekonomi kreatif terus berkembang dan menjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus berkomitmen memperluas akses ekonomi kreatif guna meningkatkan kesejahteraan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-29534","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29534","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29534"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29534\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29547,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29534\/revisions\/29547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29534"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29534"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29534"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=29534"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}