{"id":29620,"date":"2025-03-14T08:00:26","date_gmt":"2025-03-14T08:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=29620"},"modified":"2025-03-14T08:00:28","modified_gmt":"2025-03-14T08:00:28","slug":"pemerintah-tindak-mafia-minyakita-pengamat-bentuk-kesigapan-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/03\/14\/pemerintah-tindak-mafia-minyakita-pengamat-bentuk-kesigapan-negara\/","title":{"rendered":"Pemerintah Tindak Mafia MinyaKita, Pengamat: Bentuk Kesigapan Negara"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta \u2013 Pemerintah semakin tegas dalam memberantas mafia MinyaKita yang telah merugikan masyarakat. Pengamat Politik Indonesia Political Review, Iwan Setiawan, mengapresiasi langkah Presiden RI Prabowo Subianto dalam menindak pelaku kecurangan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Iwan, ketegasan Prabowo menunjukkan bahwa tidak ada satu orang pun yang kebal hukum di pemerintahannya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni menunjukkan kesigapan dan kehadiran negara dalam menjaga dan melindungi rakyatnya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus ini juga menegaskan bahwa pemerintah mengambil langkah nyata dalam mengawasi serta menindak praktik spekulatif dan manipulasi harga yang merugikan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Iwan menilai sidak yang dilakukan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terhadap takaran MinyaKita di lapangan adalah bagian dari instruksi langsung Presiden.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSidak dan penelusuran yang dilakukan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terhadap takaran MinyaKita di lapangan saya yakin merupakan instruksi dan atensi dari Presiden, sebagaimana atensi Presiden terhadap kasus-kasus mega korupsi yang belakangan ini juga mencuat,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Iwan menambahkan bahwa langkah tegas pemerintah ini patut diapresiasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cUntuk itu saya kira ketegasan dan kesigapan pemerintah ini patut diapresiasi bahwa pemerintah tak main-main dalam hal pangan,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan marah setelah mengetahui bahwa volume MinyaKita yang seharusnya 1.000 mililiter disunat menjadi sekitar 750 hingga 800 mililiter oleh oknum nakal. Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono setelah bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYa gimana, masak nggak marah ya kan, orang rakyat banyak, yang marah itu nggak hanya Presiden, kita juga semua marah kan,\u201d ujar Sudaryono.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Negara juga menegaskan agar tidak ada lagi pihak yang mengambil keuntungan dengan mengorbankan rakyat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMaksudnya begini, jangan sampai hanya ingin untung sesaat, kemudian rakyat yang banyak dikorbankan. Kayak ngurangi timbangan, ngurangi kualitas, ngurangi volume, itu kan sudah jelas kejahatan lah, ya,\u201d Sudaryono.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah semakin tegas dalam memberantas mafia MinyaKita yang telah merugikan masyarakat. Pengamat Politik&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-29620","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29620","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29620"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29620\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":29634,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29620\/revisions\/29634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29620"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29620"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29620"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=29620"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}