{"id":3089,"date":"2022-03-23T12:57:47","date_gmt":"2022-03-23T12:57:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=3089"},"modified":"2022-03-23T12:57:52","modified_gmt":"2022-03-23T12:57:52","slug":"parlemen-dunia-memberikan-apresiasi-kepada-indonesia-dalam-menggagas-kesetaraan-gender","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2022\/03\/23\/parlemen-dunia-memberikan-apresiasi-kepada-indonesia-dalam-menggagas-kesetaraan-gender\/","title":{"rendered":"Parlemen Dunia Memberikan Apresiasi Kepada Indonesia Dalam Menggagas Kesetaraan Gender"},"content":{"rendered":"\n<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Banyak diantara para delegasi negara lain peserta sidang IPU ke-144 memberikan apresiasinya terhadap pemberdayaan perempuan yang telah dilakukan oleh Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut terjadi setelah pidato yang disampaikan langsung oleh Puan Maharani selaku Ketua DPR RI pada acara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu Anggota Parlemen Eswatini, Mkhululi Dlami menyatakan bahwa pidato yang disampaikan oleh seorang pimpinan Parlemen perempuan asal Indonesia itu sangatlah luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan Dlami juga menyatakan dengan adanya sosok seperti Puan Maharani, berarti sama saja mengindikasikan kalau Indonesia telah berhasil mewujudkan perubahan di dunia perempuan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSeorang perempuan bisa menjadi pemimpin assembly mewakili negara besar dan indah seperti Indonesia. Ini indikasi yang baik bahwa ada perubahan di dunia perempuan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya sosok Puan adalah wanita yang sangat luar biasa dengan pidatonya yang menggugah.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pidatonya adalah the speech of a leader,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pujian tak hanya disampaikan oleh Anggota Parlemen negara Eswatini saja, melainkan dari Anggota Parlemen Islandia pun memberikan pujian yang serupa.<\/p>\n\n\n\n<p>David Gunnlaugsson menyatakan bahwa penampilan Puan dalam pembukaan sidang IPU ke-144 itu sangatlah mengesankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya wakil dari Indonesa mampu untuk menjalin hubungan baik dengan berbagai kelompok dari berbagai negara yang sangatlah beragam.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBagus bahwa Indonesia memiliki wakil rakyat yang mampu berhubungan baik dengan kelompok dunia yang sangat beragam, seperti yang tengah berlangsung saat ini,\u201d tutur David.<\/p>\n\n\n\n<p>Senada dengan beberapa pujian di atas, Khaniz Fatina Ahmed selaku Anggota Parlemen Bangladesh beranggapan bahwa sosok seperti Puan Maharani sangatlah menarik sebagai tokoh parlemen perempuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, bagi Martin Chungong selaku Sekretaris Jenderal IPU, dirinya mengaku sangat suka dengan poin yang dibawakan oleh Ketua DPR RI mengenai kerakyatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, dikatakan oleh Martin bahwa dirinya sangatkah setuju dengan gagasan Politisi Partai PDI-Perjuangan tersebut mengenai dialog sebagai upaya utama dalam menanggulangi konflik.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara tegas bahwa Sekjen IPU tersebut menyatakan kalau wajah dari kesetaraan gender bisa ditunjukkan melalui sosok seperti Puan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami telah mempersiapkan isu kesetaraan gender sebagai pembahasan. Kami ingin menunjukkan bahwa Puan Maharani adalah wajah kesetaraan gender,&#8221; kata Martin.<\/p>\n\n\n\n<p>(CA\/AA)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, jurnalredaksi&#8211; Banyak diantara para delegasi negara lain peserta sidang IPU ke-144 memberikan apresiasinya terhadap&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3090,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[450,668],"newstopic":[],"class_list":["post-3089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi-dan-investasi","tag-bali","tag-ipu"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3089"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3097,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3089\/revisions\/3097"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3089"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}