{"id":31087,"date":"2025-04-03T18:27:37","date_gmt":"2025-04-03T18:27:37","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=31087"},"modified":"2025-04-03T18:27:38","modified_gmt":"2025-04-03T18:27:38","slug":"pemerintah-optimalkan-rekayasa-lalu-lintas-untuk-arus-balik-lebaran-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/04\/03\/pemerintah-optimalkan-rekayasa-lalu-lintas-untuk-arus-balik-lebaran-2025\/","title":{"rendered":"Pemerintah Optimalkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Arus Balik Lebaran 2025"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jakarta \u2013Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan berbagai strategi guna mengurai kepadatan lalu lintas agar masyarakat dapat kembali ke kota tujuan dengan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami memprediksi arus balik akan terjadi pada 5 hingga 7 April,\u201d ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu upaya yang disiapkan adalah pemberian diskon tarif tol. Pemerintah bahkan tengah mempertimbangkan pembebasan tarif di beberapa ruas tol tertentu jika terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow akan diterapkan sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cPemerintah sudah menyiapkan berbagai strategi, termasuk diskon tarif tol dan tiket pesawat. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow akan diberlakukan,\u201d kata Jenderal Sigit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di jalur arteri yang rawan bencana akibat curah hujan tinggi, Polri telah menyiapkan jalur alternatif. Kapolri menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menangani potensi gangguan agar arus balik tetap berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKami meminta seluruh jajaran untuk segera menangani jalur yang terdampak dan menyiapkan alternatif guna memastikan kelancaran arus kendaraan,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan bahwa pihaknya telah menyusun skema rekayasa lalu lintas guna memastikan perjalanan arus balik berjalan lancar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cBapak Kapolri memerintahkan untuk merumuskan cara bertindak pada saat arus balik. Arus balik yang prediksinya itu tanggal 5 atau 6 (April), tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas,\u201d kata Agus<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agus menjelaskan bahwa contraflow akan diterapkan dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek. Jika diperlukan, contraflow dapat diperpanjang hingga KM 36.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJadi contraflow ini tentunya nanti akan melihat parameter-parameter jumlah traffic counting, termasuk visi rasio yang kita langsung lihat di lapangan,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika terjadi lonjakan kendaraan pada 3 April, akan diberlakukan one way tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikarang Utama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cApabila di tanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur yang menuju Jakarta, kami akan berlakukan one way tahap dua dari KM 246 hingga KM 188,\u201d kata Agus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika lonjakan masih terasa hingga 5 April, one way lokal akan kembali diperpanjang. Sementara itu, one way nasional akan diterapkan pada 6 April guna mengurangi kepadatan kendaraan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">****<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan berbagai strategi guna mengurai kepadatan lalu lintas agar&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":31095,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-31087","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31087","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31087"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31087\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31097,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31087\/revisions\/31097"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31095"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31087"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=31087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}