{"id":32037,"date":"2025-04-24T17:11:18","date_gmt":"2025-04-24T17:11:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=32037"},"modified":"2025-04-24T17:11:18","modified_gmt":"2025-04-24T17:11:18","slug":"bukan-indonesia-gelap-tapi-indonesia-cemerlang-yang-harus-diperjuangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/04\/24\/bukan-indonesia-gelap-tapi-indonesia-cemerlang-yang-harus-diperjuangkan\/","title":{"rendered":"Bukan Indonesia Gelap, Tapi Indonesia Cemerlang yang Harus Diperjuangkan"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Di tengah munculnya narasi \u201cIndonesia Gelap\u201d yang sempat ramai di ruang publik, sejumlah tokoh menyerukan agar masyarakat tidak terjebak dalam pesimisme.<\/p>\n<p>Dalam sebuah tayangan televisi bertema \u201cJaga Persatuan untuk Indonesia Cemerlang\u201d, yang menghadirkan narasumber Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM. dan Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Indonesia (UI), Dr. Aditya Perdana, menekankan bahwa saat ini dibutuhkan semangat optimisme, solidaritas, dan kesadaran kolektif untuk terus melangkah maju bersama.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat jangan terus berpikir tentang Indonesia Gelap karena dapat mengakibatkan hal negatif. Jangan sampai terprovokasi hal yang gelap,\u201d ujar Wakil Ketua Umum MUI, Dr. KH. Marsudi Syuhud, MM.<\/p>\n<p>Menurutnya, narasi semacam itu sering muncul saat keinginan tidak sejalan dengan kenyataan.<\/p>\n<p>\u201cKeseimbangan antara keinginan dan kenyataan menjadi kunci dalam menghadapi keterbatasan, karena keinginan manusia tidak terbatas, sementara kemampuan dan resource sering kali terbatas,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Marsudi menyambut pendekatan optimistis Presiden Prabowo Subianto dalam menavigasi berbagai tantangan nasional.<\/p>\n<p>\u201cPresiden Prabowo mengedepankan pendekatan optimis dengan menyeimbangkan kebutuhan dan kenyataan serta memunculkan narasi positif di tengah tantangan. Itu sejalan dengan ajaran agama: membangun dengan semangat, bukan dengan rasa takut,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Marsudi juga menekankan pentingnya komunikasi yang transparan untuk memberikan pandangan yang jelas kepada masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cTidak semua keinginan masyarakat bisa dipenuhi sekaligus. Tapi dengan komunikasi yang terbuka dan bertanggung jawab, masyarakat bisa memahami dan ikut mendukung prioritas pembangunan nasional yang ditetapkan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sebaliknya, narasi pesimisme yang sebelumnya sempat ramai dengan tagar #IndonesiaGelap hanya akan memperlambat semangat pembangunan.<\/p>\n<p>\u201cKritik boleh, tapi harus membangun. Bukan kebencian. Kita harus bersatu agar bisa sampai tujuan bersama,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik dari UI, Dr. Aditya Perdana, menegaskan bahwa dalam menghadapi tantangan global, pemerintah dan masyarakat harus berjalan berdampingan.<\/p>\n<p>\u201cPresiden sudah membuka diri dan diapresiasi. Gerak langkah harus sama,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Aditya menambahkan bahwa situasi saat ini justru menjadi peluang memperkuat demokrasi dan menumbuhkan harapan.<\/p>\n<p>\u201cKeberhasilan Presiden merangkul kekuatan politik adalah modal strategis dalam menciptakan stabilitas. Ini seharusnya mendorong munculnya optimisme nasional bahwa arah pemerintahan akan semakin konstruktif dan inklusif,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, Indonesia memiliki banyak contoh keberhasilan kolektif, salah satunya saat menghadapi pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Di bulan-bulan awal masyarakat sempat kebingungan. Tetapi ketika semua sudah guyub dan tahu apa yang harus dilakukan, akhirnya kemudian bisa menghadapinya.<\/p>\n<p>\u201cKita bisa belajar dari masa Covid. Bisa bersama-sama melewati dan mewujudkan sesuai apa yang diharapkan. Masyarakat harus bersatu bersama menghadapi kondisi saat ini,\u201d tegas Aditya.<\/p>\n<p>Dengan modal solidaritas dan pengalaman kolektif menghadapi krisis seperti pandemi, Indonesia diyakini mampu menjawab tantangan zaman dan melangkah menuju masa depan yang semakin cerah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Di tengah munculnya narasi \u201cIndonesia Gelap\u201d yang sempat ramai di ruang publik, sejumlah&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32044,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-32037","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32037","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32037"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32037\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32058,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32037\/revisions\/32058"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32037"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32037"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32037"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=32037"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}