{"id":32080,"date":"2025-04-25T06:04:38","date_gmt":"2025-04-25T06:04:38","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=32080"},"modified":"2025-04-25T06:04:38","modified_gmt":"2025-04-25T06:04:38","slug":"investor-baru-berikan-harapan-bagi-10-000-pekerja-sritex","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/04\/25\/investor-baru-berikan-harapan-bagi-10-000-pekerja-sritex\/","title":{"rendered":"Investor Baru Berikan Harapan Bagi 10.000 Pekerja Sritex"},"content":{"rendered":"<p>Sukoharjo \u2013 Pemerintah kembali menunjukkan keberhasilannya dalam menyelamatkan industri strategis nasional. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), perusahaan tekstil kebanggaan Indonesia, akan segera kembali beroperasi berkat dukungan penuh dari pemerintah melalui fasilitasi pengambilalihan oleh investor baru.<\/p>\n<p>Langkah penyelamatan ini menjadi angin segar bagi lebih dari 10.000 eks pekerja Sritex, yang sebelumnya terdampak akibat kebangkrutan perusahaan pada Oktober 2024. Kini, harapan untuk kembali bekerja dalam waktu dekat semakin nyata.<\/p>\n<p>Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa proses pengambilalihan telah selesai secara tuntas, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam melindungi dunia usaha dan tenaga kerja.<\/p>\n<p>\u201cSudah clear, Sritex sudah clear, nggih. Sudah, sebentar lagi operasional,\u201d ujarnya dengan optimis.<\/p>\n<p>Dukungan juga datang dari dunia usaha. Wakil Sekretaris Apindo Solo, Sri Saptono Basuki, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat pemerintah pusat yang mengawal proses ini hingga tuntas. Menurutnya, percepatan operasional akan menjaga keberlangsungan aset dan mendorong pemulihan ekonomi daerah.<\/p>\n<p>\u201cSyukur bisa di bulan Mei atau Juni, itu kan jadi bagus buat mereka,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Basuki menekankan bahwa kebijakan ini akan mencegah pengangguran massal, dan menciptakan stabilitas iklim usaha yang sehat dan produktif.<\/p>\n<p>\u201cKalau banyak yang menganggur Apindo juga resah karena iklimnya jadi tidak kondusif,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kembalinya Sritex ke jalur produksi bukan sekadar kabar baik bagi para pekerja, melainkan juga membawa efek domino positif terhadap UMKM, sektor perdagangan, hingga transportasi lokal. Pemerintah terbukti sigap menjaga denyut nadi ekonomi masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKetika mereka punya pekerjaan akan mengangkat daya belilah,\u201d jelas Basuki, menegaskan bahwa langkah ini juga akan meningkatkan daya beli masyarakat secara langsung.<\/p>\n<p>Lebih menggembirakan, investor baru akan menyerap sekitar 10.000 pekerja dari Sritex dan tiga anak perusahaannya. Ini adalah bukti konkret bahwa pemerintah berhasil menciptakan ekosistem investasi yang sehat dan pro-rakyat.<\/p>\n<p>Sebagian dari eks buruh telah mulai menandatangani kontrak kerja baru, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.<br \/>\n\u201cSedang proses, sudah tanda tangan kontrak,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa proses administrasi kini tengah difinalisasi antara tim kurator dan pemegang saham baru, sebagai bagian dari tata kelola yang transparan dan efisien yang terus didorong oleh pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cProduksinya jalan lancar, itu yang kita harapkan,\u201d imbuh Yassierli, menegaskan bahwa pemerintah mengawal penuh seluruh transisi ini demi memastikan keberhasilan jangka panjang.<\/p>\n<p>Dengan proses transisi yang hampir rampung, publik kini menantikan kebangkitan baru dari Sritex sebagai simbol sukses pemulihan industri tekstil nasional di bawah kepemimpinan pemerintah yang visioner dan berpihak pada rakyat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sukoharjo \u2013 Pemerintah kembali menunjukkan keberhasilannya dalam menyelamatkan industri strategis nasional. PT Sri Rejeki Isman&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32098,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-32080","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32080","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32080"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32080\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32099,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32080\/revisions\/32099"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32098"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32080"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32080"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32080"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=32080"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}