{"id":32358,"date":"2025-04-30T06:45:23","date_gmt":"2025-04-30T06:45:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=32358"},"modified":"2025-04-30T06:45:27","modified_gmt":"2025-04-30T06:45:27","slug":"sinergi-tni-dan-organisasi-masyarakat-warnai-peringatan-hari-integrasi-papua-ke-nkri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/04\/30\/sinergi-tni-dan-organisasi-masyarakat-warnai-peringatan-hari-integrasi-papua-ke-nkri\/","title":{"rendered":"Sinergi TNI dan Organisasi Masyarakat Warnai Peringatan Hari Integrasi Papua ke NKRI"},"content":{"rendered":"<p>Fakfak &#8211; Komandan Kodim (Dandim) 1803\/Fakfak, Papua Barat, Letkol Inf Lukman Permana menggelar rapat koordinasi bersama puluhan pemuda dari organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) di Teras Kodim 1803\/Fakfak. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan peringatan Hari Integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dipusatkan pada 1 Mei 2025.<\/p>\n<p>Dalam rapat tersebut, Letkol Inf Lukman memaparkan sejarah kembalinya Papua ke NKRI dengan menayangkan video dokumenter peristiwa 1 Mei 1963. Ia menegaskan pentingnya generasi muda memahami sejarah tersebut sebagai bagian dari identitas nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Pada kesempatan rapat koordinasi ini saya paparkan sejarah dan menampilkan video 1 Mei 1963 di Teras Kodim 1803\/Fakfak,&#8221; ujar Lukman.<\/p>\n<p>Hadir dalam rapat, Danrem 182\/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, menegaskan bahwa peristiwa 1 Mei 1963 adalah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Sejak hari itu, Papua adalah bagian sah dari NKRI, dan sejak itu pula awal mula pembangunan di Bumi Papua dimulai,&#8221; lanjut Lukman.<\/p>\n<p>Kolonel Irwan mengajak seluruh pihak untuk mendukung pembangunan yang saat ini sedang berjalan di Papua. Ia menekankan pentingnya berpikir ke depan demi kemajuan Papua.<\/p>\n<p>&#8220;Mari saat ini kita harus berpikir bagaimana Papua harus lebih maju,&#8221; tegas Lukman.<\/p>\n<p>Selain itu, Irwan Budiana menyampaikan apresiasi terhadap implementasi nilai Bhineka Tunggal Ika di Fakfak, yang menurutnya tercermin dari semangat persatuan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Semua kita sepakat bahwa tidak ada negara di dalam NKRI,&#8221; pungkas Lukman.<\/p>\n<p>Sementara itu, Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih (DPD-BMP) Provinsi Papua Barat Daya menggelar bakti sosial berupa sosialisasi kesehatan gratis dan pembagian sembako kepada warga dalam rangka memperingati Hari Integrasi Papua ke NKRI.<\/p>\n<p>Ketua DPD-BMP Papua Barat Daya, Alfons Kambu, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi peran BMP dalam mengawal kepentingan negara serta memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP), sesuai amanat UU Otsus.<\/p>\n<p>Salah satu aksi nyata BMP pada kesempatan ini adalah pembagian paket sembako kepada 100 kepala keluarga sebagai bentuk kehadiran organisasi di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Koordinator DPD-BMP Papua Barat Daya, Frengky Umpain menyoroti kemajuan generasi muda Papua sebagai bukti nyata keberhasilan integrasi Papua ke NKRI.<\/p>\n<p>&#8220;Sejak integrasi, banyak anak-anak kita yang sukses menjadi pilot, dokter, anggota TNI-Polri, kepala daerah, bahkan menteri. Ini menandakan bahwa kita sudah merdeka,&#8221; kata Frengky.<\/p>\n<p>Ia juga memperkenalkan inovasi anak Papua di bidang teknologi, seperti alat filter air sehat buatan putra Sorong, sebagai wujud kemerdekaan dalam berkarya dan berdaya saing di berbagai sektor.<\/p>\n<p>Peringatan Hari Integrasi 1 Mei 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan dan mempertegas komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun Papua dalam bingkai NKRI.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakfak &#8211; Komandan Kodim (Dandim) 1803\/Fakfak, Papua Barat, Letkol Inf Lukman Permana menggelar rapat koordinasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":32376,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-32358","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32358","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32358"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32358\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32377,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32358\/revisions\/32377"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32358"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32358"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32358"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=32358"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}