{"id":33167,"date":"2025-05-16T12:12:12","date_gmt":"2025-05-16T12:12:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=33167"},"modified":"2025-05-16T12:12:13","modified_gmt":"2025-05-16T12:12:13","slug":"pemerintah-sukses-blokir-jutaan-konten-judi-daring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/05\/16\/pemerintah-sukses-blokir-jutaan-konten-judi-daring\/","title":{"rendered":"Pemerintah Sukses Blokir Jutaan Konten Judi Daring"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berhasil memblokir lebih dari 1,3 juta konten yang memuat aktivitas judi daring.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa mayoritas konten tersebut berasal dari situs dan alamat IP yang aktif mempromosikan judi.<\/p>\n<p>\u201cDari periode 20 Oktober 2024 sampai Mei 2025, kami sudah menangani 1,3 juta konten judi _daring._ Sebanyak 1,2 juta di antaranya berasal dari situs dan IP, sisanya berupa iklan yang tersebar di berbagai platform media sosial,\u201d ujar Alexander.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa pemblokiran ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memerangi praktik judi _daring_ yang merugikan negara dan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKalau dibiarkan, judi _daring_ bisa menimbulkan kerugian ekonomi Indonesia hingga Rp 1.000 triliun. Dampaknya juga menghancurkan ekonomi keluarga dan merusak masa depan generasi muda,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Komdigi juga mencatat, pada Februari 2025, telah dilakukan pemblokiran terhadap 993.144 situs judi daring dan 187.865 konten pornografi. Langkah ini menjadi bagian dari program moderasi konten negatif dan perlindungan anak di ruang digital.<\/p>\n<p>Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut ambil bagian dalam pemberantasan judi _daring._ Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta bank memblokir ribuan rekening mencurigakan.<\/p>\n<p>\u201cTerkait pemberantasan judi daring yang berdampak luas pada perekonomian, OJK telah meminta bank melakukan pemblokiran terhadap 10.016 rekening,\u201d ujar Dian.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa langkah lanjutan juga akan dilakukan.<\/p>\n<p>\u201cKami meminta bank menutup rekening yang identitasnya cocok dengan Nomor Induk Kependudukan dan melakukan _enhance due diligence._ Rekening _dormant_ juga menjadi fokus pengawasan kami karena sangat rentan digunakan untuk aktivitas ilegal,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia, mengapresiasi keberhasilan pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cSaya mengapresiasi Komdigi yang telah memblokir lebih dari 1,3 juta konten judi _daring._ Ini menunjukkan keseriusan pemerintah menutup akses dan menindak para pelaku,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Farah menambahkan bahwa judi daring telah menjadi wabah sosial yang merusak. \u201cBayangkan, anak-anak usia 10 sampai 16 tahun sudah terlibat transaksi judi daring. Ini bukan hanya soal hukum, tapi darurat perlindungan anak,\u201d tegasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berhasil memblokir lebih dari 1,3 juta konten&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":33191,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-33167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33167"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33167\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33192,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33167\/revisions\/33192"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33167"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=33167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}