{"id":33857,"date":"2025-06-02T06:39:54","date_gmt":"2025-06-02T06:39:54","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=33857"},"modified":"2025-06-02T06:39:56","modified_gmt":"2025-06-02T06:39:56","slug":"pemerintah-targetkan-3-juta-rumah-tersedia-hingga-2029","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/06\/02\/pemerintah-targetkan-3-juta-rumah-tersedia-hingga-2029\/","title":{"rendered":"Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Tersedia Hingga 2029"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah menargetkan pembangunan tiga juta unit rumah subsidi hingga tahun 2029 sebagai bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses terhadap hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.<\/p>\n<p>Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa program ini menjadi salah satu prioritas utama dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi nasional.<\/p>\n<p>\u201cProgram tiga juta rumah ini bukan sekadar janji, tapi bentuk nyata kehadiran negara. Kami siap mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo agar target pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa tercapai melalui sektor perumahan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam mendukung percepatan program tersebut, Kementerian PKP bersama BP Tapera menargetkan peningkatan kuota rumah subsidi dari 220.000 unit menjadi 350.000 unit hingga akhir tahun 2025.<\/p>\n<p>Langkah ini didukung dengan berbagai kemudahan seperti pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.<\/p>\n<p>\u201cKami optimis target 350 ribu rumah subsidi bisa tercapai, asalkan seluruh ekosistem bergerak\u2014dari pengembang, ketersediaan lahan, sampai kepastian pembiayaan,\u201d ungkap Maruarar.<\/p>\n<p>Menteri PKP juga meninjau langsung Perumahan Gran Harmoni Cibitung, Bekasi, bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Ketua PWI, dan ATVSI.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, diserahkan kunci rumah subsidi kepada lima pekerja industri media dan 78 wartawan lainnya.<\/p>\n<p>Kegiatan serupa dilakukan secara serentak di Medan, Palembang, Makassar, Manado, dan Yogyakarta, masing-masing untuk sepuluh wartawan.<\/p>\n<p>\u201cRumah subsidi untuk wartawan ini bukan sogokan. Ini wujud nyata pemerintah hadir untuk semua kelompok masyarakat. Wartawan harus tetap kritis dan jadi mata serta telinga kita semua,\u201d tegas Maruarar.<\/p>\n<p>Ia juga menyatakan kesiapannya menambah kuota menjadi 2.000 unit jika peminat terus meningkat, bahkan menargetkan hingga 3.000 unit rumah untuk wartawan.<\/p>\n<p>\u201cSaya sanggup menyediakan 3.000 rumah subsidi untuk rekan-rekan media,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Komdigi Meutya Hafid juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini.<\/p>\n<p>\u201cSekitar 70 persen dari total 100.000 wartawan di Indonesia belum memiliki rumah. Program ini sangat dibutuhkan,\u201d ujar Meutya.<\/p>\n<p>Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, turut menekankan pentingnya peran bank penyalur, terutama BUMN, dalam menjaga konsistensi penyaluran dana FLPP.<\/p>\n<p>Ia berharap regulasi baru akan memperkuat semangat seluruh pemangku kepentingan.<\/p>\n<p>\u201cSekarang saatnya rakyat punya rumah bersubsidi. Kita harus kerja bersama, tidak boleh cengeng. Mari buat terobosan,\u201d tutup Maruarar.****<\/p>\n<p>[edRW]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah menargetkan pembangunan tiga juta unit rumah subsidi hingga tahun 2029 sebagai bagian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-33857","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33857"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33857\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33874,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33857\/revisions\/33874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33857"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=33857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}