{"id":34265,"date":"2025-06-12T08:38:19","date_gmt":"2025-06-12T08:38:19","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=34265"},"modified":"2025-06-12T08:38:19","modified_gmt":"2025-06-12T08:38:19","slug":"hilirisasi-dorong-penguatan-industri-pengolahan-dalam-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/06\/12\/hilirisasi-dorong-penguatan-industri-pengolahan-dalam-negeri\/","title":{"rendered":"Hilirisasi Dorong Penguatan Industri Pengolahan Dalam Negeri"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mendorong hilirisasi digital sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional, salah satunya melalui penguatan industri pusat data.<\/p>\n<p>Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan bahwa pusat data merupakan infrastruktur vital dalam mendukung kedaulatan digital serta pengembangan sektor industri strategis.<\/p>\n<p>\u201cSaya lihat ini benar-benar suatu upaya anak bangsa, dimiliki 100 persen lokal, tapi dari sisi kualitas tidak kalah dengan pemain global. Infrastruktur data adalah data center,\u201d ujarnya saat menghadiri peluncuran JK6 Data Center.<\/p>\n<p>Menurut Anindya, pusat data seperti JK6 merupakan contoh konkret hilirisasi digital di Indonesia.<\/p>\n<p>Ia menegaskan pentingnya menjadikan data sebagai aset strategis dan cerdas, dengan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian dari transformasi industri.<\/p>\n<p>\u201cKita harus berpikir strategis dan intelligent. Artinya, selain strategis, kita juga harus menguasai teknologi, dan semua itu berawal dari pusat data,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ia juga mendorong agar lebih banyak data asing disimpan di Indonesia, selama keamanan dan kerahasiaannya dapat terjamin.<\/p>\n<p>\u201cKalau bisa, data-data luar negeri makin banyak disimpan di Indonesia. Tapi tentu keamanannya harus dijaga,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa JK6 merupakan salah satu fasilitas pusat data terbesar di Tanah Air, dengan kapasitas hingga 36 megawatt.<\/p>\n<p>Ia mengapresiasi keterlibatan ribuan tenaga kerja lokal dalam pembangunan infrastruktur digital tersebut.<\/p>\n<p>\u201cDi balik bangunan ini ada semangat kolektif nasional. Lebih dari 3 juta jam kerja dan hampir 8.000 pekerja lokal berkontribusi membangunnya,\u201d ungkap Meutya.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) turut mendorong hilirisasi industri di kawasan perbatasan sebagai strategi memperkuat perekonomian lokal.<\/p>\n<p>Deputi BNPP, Irjen Pol Edfrie R. Maith, menyatakan hilirisasi komoditas unggulan dan pengembangan pariwisata lokal menjadi fokus utama.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin industri pengolahan bisa tumbuh langsung di perbatasan, agar komoditas lokal seperti pertanian dan perikanan bernilai tambah,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Maith juga menekankan perlunya investasi dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung proses hilirisasi.<\/p>\n<p>\u201cKalau hanya menjual bahan baku, memang cepat untung. Tapi kita kehilangan potensi besar dan rentan terhadap fluktuasi pasar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>BNPP mencatat ekspor dari PLBN seperti Entikong, Badau, dan Aruk mencapai puluhan miliar rupiah, didominasi produk olahan perikanan, pertanian, dan UMKM.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mendorong hilirisasi digital sebagai bagian dari&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-34265","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34265","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34265"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34265\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34266,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34265\/revisions\/34266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34265"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34265"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34265"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=34265"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}