{"id":34337,"date":"2025-06-14T23:44:17","date_gmt":"2025-06-14T23:44:17","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/?p=34337"},"modified":"2025-06-14T23:44:18","modified_gmt":"2025-06-14T23:44:18","slug":"mbg-membebaskan-anak-papua-dari-stunting-dan-membangkitkan-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/2025\/06\/14\/mbg-membebaskan-anak-papua-dari-stunting-dan-membangkitkan-ekonomi\/","title":{"rendered":"MBG Membebaskan Anak Papua dari Stunting dan Membangkitkan Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p>Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa melalui program pembentukan Apotek Desa. Dalam kunjungan ke Desa Cangkuang Wetan, Bandung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, L. Rizka Andalucia, meninjau langsung kesiapan klinik dan apotek desa sebagai bagian dari kebijakan strategis pemerintah.<\/p>\n<p>Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa\/Kelurahan Merah Putih. Dalam inpres tersebut, salah satu unit usaha koperasi desa mencakup penyediaan layanan kesehatan berupa klinik dan apotek desa.<\/p>\n<p>\u201cSudah ada 30 ribu Poskesdes yang bisa diintegrasikan dengan Koperasi Desa Merah Putih. Ditambah 20 ribu Pustu, total ada sekitar 50 ribu desa yang siap punya layanan kesehatan,\u201d kata Zulkifli Hasan.<\/p>\n<p>Kementerian Kesehatan menyatakan, klinik desa akan menyediakan layanan berbasis siklus hidup seperti skrining, vaksinasi, edukasi kesehatan, hingga pengobatan terbatas dan pemeriksaan laboratorium cepat.<\/p>\n<p>Sementara, apotek desa akan menyediakan layanan kefarmasian meliputi pemberian obat program seperti HIV, TB, dan malaria, serta pelayanan obat resep dokter, obat bebas, herbal, suplemen kesehatan, dan alat kesehatan dasar.<\/p>\n<p>Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), apt. Noffendri Roestam, menilai langkah Presiden sebagai ide brilian.<\/p>\n<p>\u201cDi dalam Inpres disebutkan apotek desa akan tersebar di 80 ribu desa dan kelurahan. Ini langkah besar untuk mendekatkan pelayanan kesehatan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Namun, Noffendri menekankan pentingnya pengelolaan yang baik agar program tidak stagnan.<\/p>\n<p>\u201cTugas kami di IAI adalah memastikan kesiapan tenaga apoteker agar program ini berjalan sesuai tujuan.\u201d imbuhnya<\/p>\n<p>Menkes Budi Gunadi Sadikin, menurut Noffendri, telah menawarkan pendekatan yang cerdas. \u201cTak perlu regulasi baru. Kita optimalkan saja 54 ribu sarana kesehatan yang sudah ada,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ketua Hisfarkesmas PP IAI, apt. Maria Ulfah, turut menyambut positif rencana penambahan tenaga apoteker.<\/p>\n<p>\u201cIni angin segar. Dari 10.300 puskesmas, baru 68 persen yang punya apoteker. Sisanya masih diisi oleh tenaga kefarmasian vokasi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Maria menekankan pentingnya apoteker sebagai penanggung jawab di apotek desa agar mampu memenuhi standar pelayanan, termasuk dalam pengelolaan anggaran dan pengadaan obat berbasis e-katalog terbaru. ***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa melalui program pembentukan Apotek&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false,"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-34337","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sda-dan-agraria"],"aioseo_notices":[],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34337","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34337"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34337\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34338,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34337\/revisions\/34338"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34337"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34337"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34337"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalredaksi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=34337"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}